Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jemmy Chayadi, dari Engineer hingga Menekuni Dunia Sustainability

4 min read
Jemmy Chayadi, dari Engineer hingga Menekuni Dunia Sustainability
Head of Sustainability PT Djarum sekaligus Program Director Bakti Lingkungan Djarum Foundation (IDN Times/Muhammad Tarmizi M.)

Ketika berbicara tentang perjalanan di bidang lingkungan, Jemmy Chayadi tidak hanya melihat apa yang sudah dikerjakan, tetapi juga bagaimana semuanya bisa terus berkembang. Saat ini, ia menjabat sebagai Head of Sustainability PT Djarum sekaligus Program Director Bakti Lingkungan Djarum Foundation. Bersama tim, Jemmy terlibat dalam berbagai program yang cakupannya terus meluas, dari penanaman pohon dan mangrove hingga konservasi biodiversitas, macan tutul Jawa, dan pengelolaan sampah.

Jalan Jemmy sampai di titik tersebut pun cukup beragam. Jemmy merupakan lulusan Mechanical Engineering dari University of Wisconsin-Madison dan sempat mengawali karier sebagai engineer sebelum melanjutkan pendidikan master di Illinois Institute of Technology, Chicago. Setelah itu, pengalamannya di IKEA Shanghai dan bidang sustainability membawanya ke perjalanan yang kini ia jalani bersama Djarum. Dari sana, Jemmy tidak hanya melihat bagaimana sebuah program berkembang, tetapi juga bagaimana orang-orang di dalam timnya ikut bertumbuh.

  1. 1. Dari menanam pohon hingga konservasi biodiversitas

    Jemmy bersama tim menjalankan program lingkungan, termasuk penanaman pohon dan mangrove serta konservasi biodiversitas.
    Bersama tim, Jemmy terlibat dalam berbagai program yang cakupannya terus meluas, dari penanaman pohon dan mangrove hingga konservasi biodiversitas (IDN Times/Muhammad Tarmizi M.)

    Bakti Lingkungan Djarum Foundation sendiri telah berjalan sejak 1979. Program yang awalnya dimulai dari penanaman pohon di Kudus tersebut kemudian berkembang ke berbagai wilayah dan isu lingkungan. Perkembangannya pun tidak berhenti pada penanaman pohon. Bakti Lingkungan kini juga mencakup penanaman mangrove, konservasi biodiversitas, perlindungan macan tutul Jawa, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan anak muda. Bagi Jemmy, perkembangan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling menarik selama menjalankan pekerjaannya.

    “Yang paling menarik adalah bagaimana saya melihat Bakti Lingkungan Foundation bisa mengambil langkah satu dengan langkah lain. Mengembangkan program dan orang, dari yang cuman bisa menanam pohon sampai mengenal macan tutul,” ujar Jemmy.

  2. 2. Leadership berarti membawa tim ikut berkembang

    Jemmy Chayadi saat menyampaikan pandangannya bahwa kepemimpinan berarti membawa tim untuk ikut berkembang.
    Jemmy Chayadi mengartikan Leadership berarti membawa tim ikut berkembang (IDN Times/Muhammad Tarmizi M.)

    Di balik perkembangan program, Jemmy juga melihat perubahan pada orang-orang yang bekerja bersamanya. Hal tersebut turut membentuk pandangannya mengenai kepemimpinan. Bagi Jemmy, leadership lebih dekat dengan konsep servant leadership atau pemimpin yang melayani. Namun, baginya, melayani bukan sekadar membantu anggota tim menyelesaikan pekerjaan.

    “Leadership itu saya lebih ke leader yang servant leadership, leader yang melayani, gak cuma service, tapi melayani dalam arti luas memimpin dan juga menjadi role model, dan memastikan tim bisa melaksanakan tugas dengan baik, tim bisa berkembang dalam pengetahuan, skill, dan karir ” ujar Jemmy.

  3. 3. Menyatukan orang dengan kekuatan yang berbeda

    Jemmy Chayadi saat membahas tantangan menyatukan orang dengan kekuatan berbeda dalam pekerjaannya sehari-hari.
    Tantangan pekerjaan bagi Jemmy Chayadi ketika menyatukan orang dengan kekuatan yang berbeda (IDN Times/Muhammad Tarmizi M.)

    Memimpin tim dengan latar belakang dan karakter yang berbeda tentu memiliki tantangan tersendiri. Jemmy melihat setiap orang memiliki kebutuhan, motivasi, dan kekuatan masing-masing. Tantangannya adalah bagaimana menyatukan perbedaan tersebut agar setiap orang dapat bekerja sama dan saling melengkapi.

    “Manusia kan berbeda, kebutuhan, motivasi, dan bagaimana tantangan pemimpin bisa merangkai dan semua orang bisa membawa strength yang tepat dan bekerja sama dengan baik sehingga mencapai objektif yang dituju,” jelas Jemmy.

    Menurut Jemmy, komunikasi dan motivasi menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Setiap anggota tim perlu memahami bahwa keberhasilan yang dicapai bukan hanya milik satu orang.

  4. 4. Bangga melihat tim berkembang

    Potret Jemmy saat berbicara tentang kepuasan sebagai pemimpin ketika melihat anggota timnya terus berkembang.
    Salah satu kepuasan terbesar bagi Jemmy sebagai pemimpin ialah melihat tim bisa berkembang (IDN Times/Muhammad Tarmizi M.)

    Salah satu kepuasan terbesar bagi Jemmy sebagai pemimpin justru datang ketika melihat orang-orang di dalam tim berkembang bersama program yang mereka jalankan. Jemmy menggambarkan perubahan tersebut dari anggota tim yang awalnya hanya mengenal kegiatan menanam pohon hingga kemudian memahami isu yang lebih luas, termasuk konservasi macan tutul.

    Perjalanan tersebut menurutnya masih akan terus berlanjut. Program dapat berkembang, begitu pula orang-orang yang menjalankannya. Bagi Jemmy, keduanya tidak dapat dipisahkan.

    “Budaya dan mental sudah di sana, mereka terbuka untuk berkembang dan selalu maju. Saya percaya ketika tim maju, Djarum Foundation maju, dan ketika itu terjadi Indonesia bisa lebih baik, melihat evolusi dan akan jalan terus” pungkasnya.

    Bagi Jemmy Chayadi, perjalanan tersebut masih akan terus berjalan. Program lingkungan akan berkembang, begitu pula orang-orang yang berada di dalamnya. Dari menanam pohon hingga mengenal lebih banyak tentang biodiversitas, ia melihat bahwa perubahan tidak hanya terjadi pada apa yang dikerjakan, tetapi juga pada orang-orang yang mengerjakannya. Mungkin, disitulah menurut Jemmy Chayadi, arti menjadi seorang pemimpin bukanlah berjalan paling depan sendirian, melainkan memastikan timnya terus bertumbuh dan sampai pada tujuan bersama.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More