Ilustrasi menjamu tamu (pexels.com/Cedric Fauntleroy)
Keberhasilan sebuah pesta bergantung pada seberapa banyak tamu menikmati acara tersebut. Jika melihat seseorang hanya duduk di meja camilan atau melihat ponselnya, kamu mungkin merasa berkewajiban sebagai tuan rumah untuk menghibur, misalnya dengan bermain game atau berbagi cerita.
“Meskipun niatnya baik, memaksa tamu untuk bermain permainan yang tidak mereka minati atau meminta mereka berbagi perasaan pribadi secara tiba-tiba dapat membuat mereka merasa tertekan dan tidak nyaman. Tidak semua orang merasa nyaman berbicara dalam kelompok," kata Olivia Pollock, pakar etiket dan penyelenggaraan acara dari Evite, dikutip dari HuffPost.
Sebelum menyiapkan permainan tebak kata atau kuis, biarkan para tamu menentukan tingkat kenyamanan mereka dengan permainan tersebut. Daripada memaksakan berbagi cerita yang bisa terdengar seperti pertunjukan, buat playlist yang bermakna atau bersulang untuk merayakan kebersamaan.
“Jika ingin menyampaikan rasa syukur, silakan, dan beberapa tamu akan berbicara secara alami, tetapi jangan menegur siapa pun yang tidak ingin berbagi. Sediakan juga kartu atau permainan agar para tamu dapat bermain jika mereka mau," tambah Pollock.
Jika bertujuan ingin membangun koneksi dalam acara tersebut, stasiun interaktif seperti cocktail bar atau mocktail buatan sendiri jadi cara yang akan mengundang berbagai karakter tamu, dari mulai yang introver hingga ekstrover.
Nah, itulah beberapa kebiasaan menjamu tamu yang diam-diam tidak disukai tamu. Semoga bermanfaat bagi kamu yang suka mengadakan acara di rumah atau yang sedang ingin menjadi tuan rumah dalam waktu dekat!