5 Kebiasaan Positif Anak di Upin & Ipin yang Layak Ditiru, Praktikkan!

- Serial Upin & Ipin menampilkan nilai moral seperti menghormati orang tua, berbicara sopan, dan menjaga hubungan harmonis antar generasi di lingkungan sekitar.
- Melalui karakter beragam budaya, serial ini menanamkan toleransi, empati, serta kebiasaan merayakan perbedaan tanpa diskriminasi sejak usia dini.
- Upin & Ipin juga mengajarkan anak untuk hidup hemat, aktif bermain di luar ruangan, mencintai alam, serta peduli membantu sesama di lingkungan mereka.
Kita semua pasti tahu serial animasi populer yang berasal dari negeri Jiran, Malaysia, Upin & Ipin. Seri ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang penuh pesan moral dan karakter positif bagi anak-anak.
Tontonan seperti Upin & Ipin ini pun dapat memengaruhi kebiasaan anak, loh! So, berikut adalah kebiasaan positif dari para karakter Upin & Ipin yang sangat layak ditiru oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
1. Menghormati orang yang lebih tua

Di banyak episode, kita sering diperlihatkan adegan Upin & Ipin menyapa dan menghormati orang yang lebih tua. Tidak hanya Opah dan Kak Ros, karakter orang tua di seri ini ada Cik Gu, Tok Dalang, Uncle Muthu, atau Ah Tong.
Terlihat Upin, Ipin, dan kawan-kawan sering menyapa orang dewasa ini dengan santun bersama panggilan yang sopan, mencium tangan atau salam, saat bertemu atau berpamitan. Anak-anak ini juga selalu mendengarkan nasihat orang tua, serta meminta maaf jika mereka melakukan kesalahan.
Menghormati orang yang lebih tua sendiri salah satu bahagia dari norma sosial dan adab. Upin & Ipin mencerminkan contoh karakter anak-anak yang baik dan menjaga keharmonisan hubungan antar generasi.
2. Menjaga toleransi dan menghargai perbedaan

Lingkaran sahabat Upin dan Ipin terdiri dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Mulai dari Mei Mei yang beretnis Tionghoa, Jarjit yang beretnis India-Sikh, serta Susanti dari Indonesia, mereka tetap bermain dan berkumpul bersama meskipun berbeda latar belakang.
Upin, Ipin, dan para sahabatnya itu juga selalu merayakan hari besar keagamaan bersama-sama, seperti Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, dan Deepavali, tanpa membeda-bedakan. Banyak episode yang menunjukkan empati dan rasa ingin tahu dari mereka mengenai hari raya keagamaan yang berbeda.
Tanpa mengajarkan judgement, toleransi dan menghargai perbedaan jadi kebiasaan positif yang diajarkan seri animasi ini yang layak ditiru oleh anak-anak sejak dini.
3. Gemar menabung dan hidup hemat

Banyak episode Upin dan Ipin yang mengajarkan tentang menabung. Upin dan Ipin memiliki kebiasaan menyisihkan uang saku mereka ke dalam celengan tanah liat berbentuk ayam.
Salah satunya di episode Rajin Menyimpan Bijak Belanja, di mana uang hasil berjualan sayur-sayuran, dikumpulkan dan disimpan oleh Kak Ros. Upin dan Ipin diberi dari beberapa bagian dari keuntungan untuk dibelanjakan hal-hal yang penting dan berguna saja.
Ditambah lagi, ada karakter Mail di episode ini yang tidak suka menghambur-hamburkan uang, tetapi justru menabungnya untuk simpanan. Mereka juga diajarkan untuk tidak boros dan tidak selalu menuntut dibelikan mainan baru, melainkan memanfaatkan apa yang ada atau membuat mainan sendiri.
4. Aktif bermain di luar ruangan dan cinta alam

Anak-anak Kampung Durian Runtuh lebih sering bermain di luar rumah, seperti bermain layangan, gasing, kelereng, congklak, atau petak umpet. Selain permainan tradisional, mereka juga sering bermain sepeda, sepak bola, hingga mobile remote control.
Kebiasaan ini sangat baik untuk melatih fisik, motorik, serta kemampuan bersosialisasi anak di dunia nyata. Ini mengajarkan generasi anak sekarang untuk menjauh dari gadget terus-menerus setiap harinya.
Upin, Ipin, dan teman-temannya juga sering belajar menanam padi, membantu Tok Dalang di kebun kelapa, atau mengamati hewan di sekitar mereka. Mereka diajarkan untuk tidak merusak alam, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga kelestarian kampung halaman.
5. Perhatian dan suka menolong sesama

Ketika ada warga kampung yang kesulitan, seperti saat Tok Dalang memanen durian, Kak Ros membersihkan rumah, hingga berjualan hasil kebun, Upin dan Ipin selalu siap sedia membantu sesuai kemampuan mereka. Upin, Ipin, dan kawan-kawan juga sering terlibat dalam kegiatan pembersihan kelas di TK Tadika Mesra atau lingkungan kampung Durian Runtuh bersama-sama.
Jika ada teman atau anggota keluarga yang sakit, mereka langsung inisiatif menjenguknya untuk memberikan semangat. Ini merupakan contoh kebiasaan positif anak yang layak ditiru untuk mengasah empati dan kepedulian sesama teman, keluarga, tetangga, dan lingkungannya.
Nah, itulah kebiasaan positif anak di Upin dan Ipin yang layak ditiru, mulai dari menghormati orang tua, peduli sesama, toleransi, hingga gaya hidup hemat. Apa kebiasaan positif di seri animasi Upin & Ipin versi kamu?
![[QUIZ] Dari Permainan Upin & Ipin, Kamu Tipe Sahabat Seperti Apa?](https://image.idntimes.com/post/20260219/upload_b5cbec34bcee64adc2f12e0b93f545cd_da9affec-591e-41ca-bb15-99ed7c9935b6.jpg)
![[QUIZ] Pilih Lagu dalam Upin & Ipin, Kamu Jago Matematika atau Bahasa?](https://image.idntimes.com/post/20251223/upload_f4f1df8e3817abc303ecdd901de1d6c9_94dacbd7-dba1-4234-89f1-4739513d52bd.png)
![[QUIZ] Pilih Permainan Upin & Ipin, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20251114/new_b0b95950-0a0f-4303-a93b-9f174b639687.png)


















