Jakarta, IDN Times - Hidup seakan diputar balik seketika bagi perempuan bernama Amsiyah pada tahun 2020 silam. Amsiyah yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik sepatu di Tangerang, tak menyangka harus menjadi pengangguran ketika COVID-19 mendera Indonesia. Ia terkena gelombang layoff akibat pembatasan sosial yang berdampak pada operasional pabrik. Nasib yang sama pun dialami sang suami yang juga buruh pabrik sepatu.
Harus menganggur selama dua tahun, Aam, panggilan akrab Amsiyah, harus memutar otak. Anaknya saat itu baru berusia delapan bulan, sementara pemasukan sama sekali tidak ada. Berjualan pun sempat dilakoninya.
Namun, kehidupan tak selamanya apes jika seseorang mau membaca peluang dan giat berusaha. Lewat pelatihan gratis yang ia temukan, nasibnya berubah 180 derajat kemudian. Buruh yang setiap harinya berjibaku dengan ratusan pasang sepatu itu, kini mahir memoles wajah dengan kepekaannya terhadap warna-warni. Banyak senyum tertoreh di pelaminan berkat ketangkasan tangan dan intuisi rasanya.
Kini, Amsiyah bukan lagi seorang buruh, melainkan makeup artist (MUA) yang mandiri dan berdaya. Berikut kisah Amsiyah yang dituturkannya pada acara Beauty For a Better Life Media Visit di BFBL Training Centre, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Selasa (22/9/2026).
