Perekonomian di tanah air sedang tidak baik-baik saja. Banyak orang merasa untuk sekadar makan dan menyekolahkan anak pun beratnya bukan main. Harga bahan bakar naik, bahan pangan makin mahal, sementara penghasilan cenderung tetap bahkan turun.
Situasi seperti ini harus direspons dengan sangat hati-hati oleh semua pihak. Bahkan ketika beberapa orang hanya bermaksud menyampaikan pesan yang baik, dampaknya bisa amat berbeda saat diterima oleh masyarakat yang sedang kesusahan. Motivasi untuk bekerja lebih keras supaya kaya atau makin sejahtera, misalnya.
Sebetulnya itu bukan nasihat yang buruk, tapi bila disampaikan di tengah kondisi masyarakat yang kurang pas dapat menimbulkan kemarahan. Masyarakat terutama mereka yang sedang mengalami downgrade dan harus berhemat sedemikian rupa akan tersinggung. Mari terus melatih empati dan memahami kondisi orang lain.
