Ilustrasi merenung (unsplash.com/Photo by Yeo Yonghwan)
Di usia 20–30, banyak orang mulai melihat pencapaian orang lain yang tampak begitu cepat. Ada yang sudah punya pekerjaan mapan, menikah, bahkan punya rumah sendiri. Hal ini sering membuat kamu merasa tertinggal, seolah hidupmu berjalan lebih lambat dari orang lain.
Menurut psikolog klinis Alex Fowke, periode ketidakamanan, keraguan, dan kekecewaan seputar karier, hubungan, dan situasi keuangan biasanya mulai terjadi di usia 20-an. Ini merupakan krisis seperempat abad seseorang.
"Kaum muda (merasa) diberi tahu bahwa mereka memiliki banyak sekali peluang, tetapi terbelenggu oleh kurangnya stabilitas," ucapnya dikutip dari laman The Guardian.
"Ini bukanlah tanda kegagalan. Ini adalah tanda transisi pertumbuhan, gangguan, dan perubahan. Dan ini semakin normal di dunia yang lebih kompleks, tidak terjangkau, dan tidak pasti," tambah psikolog klinis Patrick Mullen, PsyD dikutip dari laman Doctor Mullen.
Padahal, yang terlihat di permukaan belum tentu mencerminkan keseluruhan perjalanan hidup seseorang. Setiap orang punya proses dan waktu yang berbeda. Membandingkan diri hanya dari hasil akhir orang lain sering membuat kamu lupa bahwa kamu juga sedang berjalan di jalurmu sendiri.