Kapan terakhir kali kamu menghadiri acara pernikahan dengan konsep piring terbang? Konsep piring terbang artinya makanan dan minuman disajikan dengan cara diantarkan oleh petugas katering ke tiap tamu. Bukan seluruh hidangan diletakkan di meja panjang, lalu tamu bebas mengambilnya, alias prasmanan.
5 Tips Hadiri Resepsi Konsep Piring Terbang, Kenyang Jangan Dipaksakan

- Konsep resepsi piring terbang menyajikan makanan langsung ke tamu oleh petugas katering, berbeda dari prasmanan yang mengharuskan tamu mengambil sendiri hidangan di meja panjang.
- Tamu cukup duduk menikmati acara karena semua makanan dan minuman akan diantarkan bertahap, mulai dari snack hingga hidangan utama tanpa perlu antre atau takut kehabisan.
- Agar nyaman, tamu disarankan datang dengan perut kosong, boleh menolak beberapa sajian jika kenyang, atau berbagi porsi dengan teman agar tetap bisa mencicipi semua menu.
Untukmu yang lahir tahun 2000-an, barangkali belum pernah tahu ada resepsi dengan cara menyajikan jamuan seperti ini. Bahkan tidak ketika dirimu masih kecil serta sering ikut orangtua kondangan. Memang konsep piring terbang sudah jarang ditemukan.
Namun, bukan berarti tidak ada. Bahkan di beberapa daerah seperti Solo, resepsi konsep piring terbang sangatlah umum. Acara di gedung dengan tamu mencapai seribu orang pun tetap pakai konsep piring terbang. Biar kamu gak bingung kalau sewaktu-waktu menghadiri resepsi konsep piring terbang, ikuti tips-tipnya.
1. Begitu datang perhatikan arahan penerima tamu

Sejak kamu memasuki gedung tempat resepsi, pasti akan ada pemandangan yang tidak biasa. Dalam resepsi dengan konsep prasmanan, bagian tengah ruangan sering digunakan sebagai meja hidangan. Meja panjang dengan wadah-wadah makanan serta minuman sangat mencolok.
Sementara itu, jumlah kursi tampak sedikit dan tidak sebanding dengan perkiraan jumlah tamu undangan. Sebaliknya, dalam resepsi dengan konsep piring terbang, ruangan nyaris dipenuhi oleh kursi serta beberapa meja kecil. Dari sini sudah terlihat bahwa tamu diisyaratkan untuk duduk dan bukan berdiri seperti di resepsi prasmanan.
Hanya saja, tetap perhatikan arahan penerima tamu. Kalau kamu dipersilakan untuk duduk, berarti langsung saja mencari kursi yang menurutmu pas. Namun, jika ada gerak tangan yang mengarahkan tamu untuk naik ke panggung dan menyalami pengantin terlebih dahulu, maka tinggal diikuti.
Bila arahan penerima tamu kurang jelas, lihat jarak antara pintu masuk tamu undangan dengan pelaminan. Apabila barisan kursi lebih dekat dengan pintu masuknya tamu, maknanya kamu langsung duduk saja. Bersalaman dengan pengantin nanti setelah semua hidangan disajikan. Sebaliknya, kalau untuk tamu duduk mesti melewati pelaminan dulu, berarti bersalaman dulu baru ke barisan kursi.
2. Gak usah cemas, nanti makanan dan minuman diantarkan

Barangkali kamu bingung melihat satu ruangan besar yang isinya kursi semua. Hanya menyisakan ruang untuk berjalan di bagian tengah dari pintu masuk sampai pelaminan. Masa kondangan gak ada acara makan-makan dan tamu cuma disuruh menonton kebahagiaan pengantin?
Tentu saja bakal ada banyak hidangan seperti umumnya pada acara hajatan. Buatmu yang belum tahu konsep acaranya, dari penataan ruangan dapat dipastikan resepsi ini memakai model piring terbang. Jangan takut kamu bakal kelaparan dan kehausan.
Malah tamu dianggap sebagai raja oleh penyelenggara. Sehingga dirimu hanya perlu duduk dan menikmati berbagai hiburan. Gak usah repot-repot antre di dekat meja prasmanan, apalagi takut tidak kebagian makanan. Semua sajian dari minuman hingga makanan bakal diantarkan langsung untukmu.
3. Kalau ingin bisa menikmati semua hidangan, kosongkan perut

Dalam resepsi dengan konsep prasmanan, tamu punya keleluasan menikmati sajian. Jika kamu lapar sekali, boleh mencoba semua hidangan. Sebaliknya, kalau dirimu kenyang, ambil makanan sedikit saja.
Namun, dalam konsep resepsi piring terbang, setiap hidangan sudah disiapkan per porsi. Kamu gak bisa mengambil nasi sedikit saja seperti dalam prasmanan. Pun total makanan dari pembuka sampai penutup bisa 3 hingga 5 piring.
Ukuran tiap porsi juga kadang cukup besar. Apalagi kalau orang yang menggelar hajatan berpunya. Arem-arem, puding, dan risol sebagai snack berukuran besar. Padahal setelahnya masih ada sop pengantin, makanan utama berupa nasi dan lauk-pauk, buah, serta es krim. Minuman juga biasanya lebih dari satu gelas. Jika kamu ingin bisa menyantap semuanya, dari rumah makan sesedikit mungkin.
4. Jika cepat atau masih kenyang, terima beberapa hidangan saja

Lalu bagaimana jika dirimu gak kuat makan banyak? Padahal, dalam konsep resepsi piring terbang, tiap jenis makanan bisa keluar setiap 10 menit. Bahkan boleh jadi kamu belum menghabiskan snack, makanan kedua sudah datang dan seterusnya.
Untukmu yang gak bisa banyak makan, tidak harus menerima semua piring sajian yang diantarkan petugas. Dirimu dapat menerima hidangan yang awal-awal saja atau memilih mana pun yang menurutmu lebih menggugah selera. Misal, kamu sudah menikmati teh manis dan snack.
Lalu petugas datang membawa sop pengantin. Pasti nanti masih ada makanan utama berupa nasi lengkap. Kalau kamu lebih suka menyantap nasi sekalian biar kenyangnya mantap, sop pengantin dapat dilewatkan. Tolaklah piring yang diulurkan petugas dengan sopan. Katakan saja, "Saya sopnya tidak, Mas/Mbak. Terima kasih."
5. Bisa juga berbagi sajian dengan teman kondangan

Ingin bisa merasakan semua makanan tanpa kekenyangan di resepsi dengan konsep piring terbang? Beruntung kalau kamu pergi ke acara bersama pasangan, saudara, atau teman. Ini memungkinkan kalian berbagi sajian yang dirasa terlalu mengenyangkan.
Untuk minuman, pastinya tetap sendiri-sendiri. Namun, buat snack jika tampak isi piring banyak dan gede-gede, minta satu porsi saja. Kamu bisa makan pastelnya, misal, sedangkan partner kondangan menikmati bolunya.
Ini sudah lumayan sekali buat mencegah kalian kekenyangan sebelum seluruh sajian keluar. Namun, karena ada banyak orang maka hanya hidangan yang dapat dimakan tanpa sendok yang etis dibagi berdua. Kalau sajiannya mesti disantap pakai sendok, tamu lain bisa risi melihat kalian bergantian pakai sendok, apalagi saling menyuapi.
Menghadiri resepsi konsep piring terbang akan menjadi pengalaman yang sangat menarik. Gak banyak daerah yang masih menerapkan ini. Bahkan hajatan di desa dan di rumah pun kini banyak prasmanan. Pastikan kamu tahu trik-triknya agar tidak bingung.



















