Apresiasi dari orangtua ternyata memiliki peran yang cukup krusial untuk mendukung perkembangan emosional pada anak. Penghargaan yang sederhana ternyata bisa membantu anak agar tetap merasa dihargai dan selalu penuh dengan kepercayaan diri dalam setiap langkahnya.
4 Dampak Negatif jika Anak Jarang Diapresiasi Orangtua

- Kurangnya apresiasi dari orangtua dapat menurunkan rasa percaya diri anak, membuatnya ragu terhadap kemampuan sendiri dan takut mencoba hal baru.
- Tanpa penghargaan yang cukup, anak kehilangan motivasi untuk belajar dan berkembang, sehingga semangat serta hasil usahanya menurun perlahan.
- Ketiadaan apresiasi memicu jarak emosional antara anak dan orangtua, bahkan mendorong anak mencari pengakuan di luar rumah yang bisa berdampak negatif.
Sebaliknya, anak yang jarang diapresiasi oleh orangtua akan sangat rentan mengalami berbagai dampak negatif. Ada banyak dampak negatif jika anak jarang diapresiasi orangtua yang bisa memengaruhi hubungan sosial, kepribadian, hingga perkembangan mentalnya.
1. Menurunnya rasa percaya diri

Anak yang jarang diapresiasi biasanya akan merasa bahwa usaha yang dilakukannya tidak berarti. Hal inilah yang bisa membuat anak jadi rentan ragu terhadap segala kemampuan dirinya sendiri, sehingga memengaruhi sikap dan pola sosialnya.
Rasa percaya diri yang rendah nantinya akan menghambat anak dalam mencoba berbagai hal baru lainnya. Anak bisa rentan merasa takut gagal karena terbiasa tidak memeroleh dukungan yang diperlukan dari orangtuanya sendiri.
2. Anak menjadi kurang termotivasi

Apresiasi merupakan salah satu bentuk dorongan yang membuat anak memiliki semangat positif untuk terus belajar. Justru tanpa adanya penghargaan, anak tidak memiliki alasan untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Akibat dari hal ini akan membuat anak jadi merasa kurang bersemangat dalam melakukan berbagai tugas dan tanggung jawab. Motivasi belajar dan berkembang pun nantinya bisa mengalami penurunan secara perlahan, sehingga memengaruhi hasil yang diperoleh anak.
3. Hubungan anak dan orangtua menjadi kurang dekat

Kurangnya apresiasi yang diberikan orangtua justru akan membuat anak jadi merasa kurang diperhatikan dengan baik. Perasaan ini nantinya bisa menimbulkan jarak emosional tersendiri antara anak dan orangtua, sehingga membuat hubungannya kurang dekat.
Anak mungkin akan cenderung enggan bercerita atau bahkan berbagi pengalaman dengan orangtuanya sendiri. Hubungan kekeluargaan pun menjadi kurang hangat dan kurang terbuka, sehingga hal ini memengaruhi sikap anak ke depannya.
4. Anak lebih mudah mencari pengakuan di luar rumah

Dampak negatif jika anak jarang diapresiasi orangtua umumnya mereka akan rentan mencari pengakuan dari orang lain selain anggota keluarga. Hal ini memang bisa terjadi di lingkungan pertemanan atau media sosial yang dimiliki anak.
Jika kondisi ini tidak diarahkan dengan baik, maka nantinya anak akan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang kurang positif atau bahkan rentan menjerumuskan anak ke pergaulan bebas. Keinginan untuk diakui justru akan membuat anak rentan mengambil keputusan yang tidak tepat.
Memberikan apresiasi pada anak sebetulnya tidak harus dalam bentuk hadiah yang besar. Justru melalui ucapan sederhana dan juga perhatian yang tulus, hal tersebut sudah cukup membuat anak merasa dihargai. Apresiasi yang tepat akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri.



















