Ada kalanya orang curhat tentang masalahnya bukan karena sedang mencari jalan keluar. Ia mungkin hanya ingin mengeluarkan unek-unek yang sudah terlalu lama mengganjal di hati, menceritakan kejadian yang membuatnya kesal, atau sekadar ingin didengar tanpa harus merasa dihakimi. Sayangnya, orang yang dicurhati sering kali langsung merasa perlu memberikan solusi alih-alih fokus pada mendengar.
Respons seperti “Kalau aku jadi kamu, aku akan...” atau “Kenapa gak kamu lakukan ini saja?” mungkin terdengar membantu. Akan tetapi, bagi orang yang sedang curhat, jawaban semacam itu justru belum tentu menjadi hal yang mereka butuhkan. Ada situasi ketika kehadiran seseorang sebagai pendengar jauh lebih berarti daripada sederet nasihat.
