ilustrasi ruangan bertema minimalis (pexels.com/Pixabay)
Kesalahan berikutnya adalah menghadirkan terlalu banyak tekstur tanpa mempertimbangkan perannya. Keramik bermotif kayu, karpet berbulu tebal, gorden berlipit, dinding bertekstur kasar, dan aksesori berornamen dapat membuat ruangan kehilangan kesederhanaan.
Cobalah menyeimbangkan tekstur dengan permukaan yang lebih tenang. Padukan keramik dengan kain bertekstur lembut, dinding polos, atau aksesori berdesain sederhana. Variasi tetap diperlukan, tetapi setiap material sebaiknya memiliki fungsi visual yang jelas.
Keramik motif kayu tidak harus menjadi satu-satunya elemen menarik dalam ruangan. Kuncinya terletak pada pengaturan motif, warna, arah, ukuran furnitur, dan tekstur secara proporsional. Ketika setiap elemen memiliki ruang untuk tampil, interior terasa lebih lapang, teratur tanpa kesan bertumpuk.