Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanaman Hias dengan Daun Berlubang Alami, Eksotis untuk Dekorasi

4 min read
5 Tanaman Hias dengan Daun Berlubang Alami, Eksotis untuk Dekorasi
ilustrasi monstera adansonii (pexels.com/Tiia Pakk)
  • Lima tanaman hias berdaun berlubang atau terbelah alami yang dibahas ialah Monstera deliciosa, Monstera adansonii, Monstera esqueleto, Rhaphidophora tetrasperma, dan Epipremnum pinnatum.
  • Setiap jenis menawarkan pola daun berbeda, dari lubang oval, lubang besar menyerupai kerangka, hingga belahan dari tepi, sehingga cocok untuk aksen dekorasi tropis berbagai ukuran ruangan.
  • Mayoritas tanaman membutuhkan cahaya terang tidak langsung, kelembapan cukup, media tanam berdrainase baik, serta penyangga bagi jenis merambat agar pertumbuhan dan bentuk daunnya optimal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tanaman hias dengan daun berlubang alami punya pesona unik yang sulit ditandingi oleh tanaman berdaun biasa. Lubang atau belahan yang terbentuk secara alami menciptakan siluet dekoratif sekaligus memberi kesan tropis yang kuat pada ruangan. Karakter tersebut membuat tanaman jenis ini cocok menjadi elemen dekorasi hidup, terutama ketika ditempatkan di sudut rumah yang terasa terlalu polos.

Menariknya, bentuk lubang pada daun setiap tanaman gak selalu sama karena dipengaruhi spesies, usia daun, serta kondisi pertumbuhannya. Ada tanaman dengan lubang kecil di tengah helaian daun, sementara jenis lainnya memiliki belahan besar yang berkembang hingga menuju tepian. Kalau sedang mencari tanaman dengan bentuk daun yang jauh dari kesan monoton, yuk kenali lima pilihannya berikut ini.

  1. 1. Monstera deliciosa

    ilustrasi monstera deliciosa
    ilustrasi monstera deliciosa (pixabay.com/ignartonosbg)

    Monstera deliciosa menjadi salah satu tanaman tropis yang paling mudah dikenali berkat daun besar dengan lubang dan belahan alami yang khas. Daun mudanya biasanya masih berbentuk utuh, kemudian mengembangkan lubang serta belahan seiring tanaman mencapai tingkat kematangan tertentu. Bentuk tersebut memberi karakter dramatis sehingga satu tanaman saja sudah cukup untuk menjadi titik perhatian dalam sebuah ruangan.

    Sebagai tanaman yang berasal dari kawasan tropis Amerika, Monstera deliciosa menyukai cahaya terang gak langsung dan media tanam dengan drainase baik. Tanaman ini juga membutuhkan ruang yang cukup karena ukuran daunnya dapat berkembang semakin besar ketika memperoleh kondisi pertumbuhan yang sesuai. Penempatannya cocok untuk ruang keluarga, area kerja, atau sudut dekat jendela yang memperoleh pencahayaan memadai tanpa terpapar matahari terik secara langsung.

  2. 2. Monstera adansonii

    ilustrasi monstera adansonii
    ilustrasi monstera adansonii (pexels.com/Yetkin Ağaç)

    Monstera adansonii memiliki penampilan lebih ringan dengan banyak lubang berbentuk oval yang tersebar di bagian tengah daunnya. Karakter lubang tersebut membuat helaian daun tampak seperti memiliki pola dekoratif alami yang rumit, tetapi tetap terasa lembut secara visual. Ukurannya yang relatif lebih ringkas juga membuat tanaman ini fleksibel untuk berbagai konsep dekorasi rumah.

    Pertumbuhannya yang merambat membuat Monstera adansonii dapat diarahkan pada penyangga agar tampil lebih vertikal atau dibiarkan menjuntai dari pot gantung. Tanaman ini menyukai kelembapan yang cukup, media tanam berpori, serta cahaya terang gak langsung untuk mendukung pertumbuhan daun yang sehat. Karakternya cocok untuk ruangan bergaya tropis, minimalis, maupun kontemporer yang membutuhkan aksen hijau tanpa memenuhi terlalu banyak ruang.

  3. 3. Monstera esqueleto

    ilustrasi monstera esqueleto
    ilustrasi monstera esqueleto (pexels.com/Dante Muñoz)

    Monstera esqueleto tampil mencolok melalui daun memanjang dengan lubang berukuran besar yang dapat mendominasi sebagian besar permukaan helaian. Jaringan daun yang tersisa di antara lubang menciptakan pola menyerupai kerangka sehingga penampilannya terasa jauh lebih eksotis. Ketika tumbuh semakin dewasa, ukuran daun dan lubangnya dapat berkembang hingga menghasilkan siluet yang sangat dramatis.

    Tanaman ini memiliki kebiasaan memanjat sehingga keberadaan tiang berlumut atau penyangga lain dapat membantu pertumbuhannya secara vertikal. Kondisi lembap, cahaya terang gak langsung, dan media tanam yang mampu mengalirkan kelebihan air menjadi beberapa kebutuhan penting untuk menjaganya tetap sehat. Bentuknya yang unik membuat Monstera esqueleto cocok ditempatkan sebagai tanaman pernyataan di area rumah yang membutuhkan sentuhan tropis lebih berani.

  4. 4. Rhaphidophora tetrasperma

    ilustrasi rhaphidophora tetrasperma
    ilustrasi rhaphidophora tetrasperma (commons.wikimedia.org/Jule.Kat)

    Rhaphidophora tetrasperma memiliki daun hijau dengan belahan alami yang berkembang dari bagian tepi menuju bagian dalam helaian. Meski sering dikaitkan dengan kelompok monstera karena kemiripan tampilannya, tanaman ini sebenarnya berasal dari genus yang berbeda. Ukuran daun yang lebih ringkas membuat tampilannya terasa proporsional untuk dekorasi hunian dengan ruang terbatas.

    Karakter merambat pada Rhaphidophora tetrasperma membuat tanaman ini terlihat menarik ketika diarahkan pada teralis, tiang, atau penyangga vertikal. Cahaya terang gak langsung dapat membantu mempertahankan pertumbuhan yang baik sekaligus mendukung perkembangan bentuk daun yang khas. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menghadirkan nuansa hutan tropis tanpa memerlukan area sebesar tanaman berdaun lebar lainnya.

  5. 5. Epipremnum pinnatum

    ilustrasi epipremnum pinnatum
    ilustrasi epipremnum pinnatum (commons.wikimedia.org/Ong Jyh Seng)

    Epipremnum pinnatum mempunyai transformasi daun yang menarik karena bentuknya dapat berubah cukup signifikan ketika tanaman mencapai fase dewasa. Daun muda cenderung sederhana dan utuh, sedangkan daun yang semakin matang dapat membentuk belahan dalam pada bagian tepinya. Perubahan tersebut menghasilkan tampilan eksotis yang membuat tanaman terasa semakin menarik seiring pertumbuhannya.

    Sebagai tanaman pemanjat, Epipremnum pinnatum akan memperoleh ruang pertumbuhan yang lebih optimal ketika mendapat penyangga vertikal. Tanaman ini juga relatif adaptif terhadap lingkungan dalam ruangan selama memperoleh pencahayaan memadai, kelembapan yang cukup, dan media tanam dengan drainase baik. Daunnya yang hijau dengan bentuk berkarakter cocok untuk menambah tekstur alami pada dekorasi rumah tanpa membuat tampilannya terasa terlalu ramai.

    Daun berlubang atau terbelah secara alami memberikan identitas visual yang kuat pada tanaman hias tropis. Monstera deliciosa hingga Epipremnum pinnatum menawarkan pola daun berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan dan karakter dekorasi yang diharapkan. Selain memilih berdasarkan penampilan, tetap perhatikan kebutuhan cahaya, kelembapan, serta ruang tumbuh agar keindahan daunnya dapat berkembang secara optimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team