Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga kamu sangat dianjurkan mencarinya di sepuluh malam terakhir Ramadan. Keutamaannya begitu besar karena amal ibadah yang kamu lakukan pada malam itu dilipatgandakan dengan pahala luar biasa.
Inilah sebabnya tema Lailatul Qadar cocok disampaikan dalam kultum tarawih singkat menjelang akhir Ramadan. Kamu bisa mengajak jamaah untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, istigfar, dan membaca Al-Qur’an agar tidak melewatkan malam yang penuh kemuliaan tersebut.
Berikut contoh kultumnya:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang masih mempertemukan kita dengan hari-hari terakhir Ramadan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah, tidak terasa Ramadan hampir meninggalkan kita. Padahal di penghujung bulan inilah terdapat malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr bahwa Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan. Artinya, satu malam itu nilainya setara dengan ibadah lebih dari delapan puluh tiga tahun. Ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah kepada hamba-Nya, karena memberi kesempatan pahala berlipat dalam waktu yang sangat singkat.
Pada malam itu, para malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan ketenangan hingga terbit fajar. Malam tersebut penuh kedamaian, jauh dari keburukan. Karena kemuliaannya begitu besar, setiap muslim dianjurkan untuk bersungguh-sungguh mencarinya.
Namun, waktunya dirahasiakan. Rasulullah saw menganjurkan kita untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil. Hal ini mengajarkan bahwa kesungguhan dan konsistensi dalam beribadah lebih utama daripada hanya bersemangat sesaat.
Karena itu, kamu perlu meningkatkan kualitas ibadah di akhir Ramadan. Perbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa. Salah satu doa yang dianjurkan adalah memohon ampunan kepada Allah, karena inti dari Lailatul Qadar adalah kesempatan mendapatkan ampunan sebesar-besarnya.
Jangan sampai kita melewati malam-malam terakhir ini dengan lalai. Bisa jadi Ramadan tahun ini adalah kesempatan terakhir bagi kita. Inilah mengapa memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir menjadi sangat penting.
Hadirin yang berbahagia,
Semoga Allah mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar, menerima seluruh amal ibadah kita, dan mengampuni segala dosa yang telah lalu. Semoga setelah Ramadan berakhir, kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan lebih dekat kepada Allah SWT.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.