Apakah kamu pernah merasa memiliki banyak mimpi dan target besar, tetapi sulit mengambil langkah untuk mewujudkannya? Kamu mungkin sudah menyusun berbagai rencana, membuat target yang ingin dicapai, hingga membayangkan kehidupan yang diimpikan. Namun ketika saatnya mulai bertindak, rasa malas, takut gagal, atau kebiasaan menunda justru membuat semua rencana itu berhenti di dalam kepala.
Kondisi tersebut belakangan ramai dibahas di media sosial dengan istilah lazy ambitious. Meski bukan istilah psikologi resmi, lazy ambitious sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki ambisi besar, tetapi kesulitan mengambil tindakan nyata untuk mencapai tujuannya. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan lazy ambitious dan bagaimana cara mengatasinya?
