Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lip Contour atau Lip Liner, Mana yang buat Bibir Lebih Bervolume?
ilustrasi memakai lip liner cokelat (pexels.com/pedro furtado)
  • Tren bibir penuh alami dipopulerkan selebriti, dengan lip liner dan lip contour menjadi teknik untuk menciptakan tampilan berkilau, terpahat lembut, serta lebih bervolume.
  • Lip contour memakai shading lembut yang mudah dibaurkan untuk membangun bayangan, sorotan, kedalaman, dan dimensi, sehingga volume alami bibir terlihat meningkat tanpa garis tegas.
  • Lip liner membentuk batas bibir yang presisi, membantu mencegah warna berantakan dan lebih tahan lama; pilih contour untuk efek lembut atau liner untuk definisi tajam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pewarna bibir menjadi salah satu produk kecantikan yang digemari para beauty enthusiast. Namun, produk tersebut tampaknya mendapatkan perhatian lebih dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini salah satunya berkat para selebriti, seperti Hailey Bieber hingga Kylie Jenner, yang memperkenalkan berbagai cara untuk membuat tampilan bibir terlihat lebih penuh.

Tampilan bibir yang sedang tren kini berkembang melampaui sekadar penggunaan lip balm atau sentuhan lipstik. Saat ini, bibir yang berkilau, terpahat lembut, dan tampak lebih penuh tetapi tetap alami menjadi salah satu tampilan yang banyak diminati.

Banyak orang mulai mengikuti cara selebriti dalam membuat bibir terlihat lebih bervolume dengan menggunakan lip liner atau lip contour. Namun di antara keduanya, mana yang lebih bisa membuat bibir terlihat bervolume? Langkah pertama, pahami terlebih dahulu perbedaannya!

1. Lip contour Vs. lip liner

Ilustrasi menggunakan lip contour pada bibir (pexels.com/Toàn Văn)

Meskipun keduanya sering digunakan dalam dunia kecantikan, lip contour dan lip liner memiliki fungsi yang berbeda. Beatrice Zocchi, seorang kontributor di Vogue, dikutip dari Vogue, menerangkan bahwa lip liner menciptakan garis luar yang tegas, mencegah lipstik luntur, dan dapat membentuk kembali tampilan bibir secara halus jika diinginkan.

Sementara itu, lip contour mengandalkan shading yang lebih lembut. Teknik kontur bibir menciptakan ilusi kedalaman dan dimensi sehingga bibir tampak lebih penuh tanpa menghasilkan garis yang terlalu jelas. Ia mengatakan, "Penggunaan lip liner dan lip contour memiliki perbedaan yang cukup jelas. Jika lip liner mengutamakan presisi, maka lip contouring mengutamakan ilusi".

2. Penggunaan lip contour

Ilustrasi menggunakan lip contour (pexels.com/Chidi Young)

Berbeda dengan lip liner, lip contour biasanya menggunakan produk dengan tekstur yang lebih lembut dan mudah dibaurkan. Teknik ini dirancang untuk menciptakan transisi warna yang halus, bukan menghasilkan garis tegas pada bibir. Peran utamanya adalah menciptakan kontras antara bayangan dan sorotan di dalam serta sekitar bibir sehingga bentuknya terlihat lebih berdimensi dan penuh secara alami.

"Lip contour bukan tentang mengubah bentuk bibir, tetapi tentang meningkatkan volume alaminya,” jelas Michele Magnani, global artist MAC.

Lip contour merupakan teknik yang memanfaatkan permainan bayangan dan cahaya untuk membentuk tampilan bibir secara halus. Hasil akhirnya adalah bibir yang terlihat lebih penuh tanpa memberikan kesan terlalu tegas ataupun tajam.

3. Mengenal dekat lip liner

Ilustrasi lip liner (pexels.com/www.kaboompics.com)

Lip liner memiliki peran yang berbeda dari lip contour karena lebih menekankan pada struktur dan daya tahan. Lip liner menciptakan garis luar yang lebih tegas, membantu mencegah lipstik atau lip balm berwarna keluar dari batas bibir, serta menjaga warna agar tidak mudah berantakan atau pudar.

Menurut Pia Bello, jurnalis kecantikan, dilansir L'OFFICIEL, lip liner digunakan untuk menciptakan batas yang jelas pada bibir. Penggunaannya juga dapat membantu meningkatkan daya tahan pewarna bibir yang dipakai sehingga warnanya tidak mudah hilang.

"Lip liner sangat menekankan pada struktur bibir dan daya tahan. Membantu menciptakan garis yang tajam di luar bibir dan mencegah pewarna bibir berantakan," ungkap Pia.

4. Mana yang lebih baik untuk bibir?

ilustrasi gaya bibir penuh tetapi tetap alami (pexels.com/ Nguyễn Thị Minh Nghi)

Baik lip contour maupun lip liner dapat digunakan sesuai dengan tampilan yang ingin diciptakan. Keduanya memiliki fungsi masing-masing sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil akhir yang diinginkan.

Jika lebih menyukai tampilan yang alami dan lembut, lip contour dapat menjadi pilihan karena memberikan efek bayangan yang lebih halus. Sementara itu, lip liner lebih cocok bagi yang menginginkan definisi bibir yang tegas sekaligus membantu menjaga pewarna bibir tetap rapi dan tahan lebih lama.

"Baik lip contour maupun lip liner, saat ini saya menggunakan keduanya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Lip contour digunakan untuk memberikan bayangan dan bentuk alami, sedangkan lip liner digunakan untuk definisi yang tajam dan daya tahan lama," kata Pia.

Lip contour dan lip liner memiliki fungsi masing-masing dalam membentuk tampilan bibir. Lip contour memberikan efek bayangan yang lembut untuk menciptakan ilusi bibir lebih penuh, sedangkan lip liner memberikan definisi yang lebih tegas sekaligus membantu menjaga warna tetap rapi. Jadi, pilihan keduanya dapat disesuaikan dengan tampilan bibir yang ingin diciptakan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article