Comscore Tracker

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan Hambanya

Jangan berburuk sangka dulu!

Pernahkah kalian merasa hidup ini tidak adil? Pasti banyak sekali yang merasa seperti itu, terutama bagi mereka yang sering ditimpa musibah dan masalah. Karena hal ini pula yang menjadikan mereka membenci Tuhan.

Padahal Tuhan memberi segala masalah dan musibah dengan maksud bahwa Ia sayang terhadap hamba-hambanya. Inilah 7 tanda bahwa Tuhan masih sangat menyayangimu.

1. Diberikan kesedihan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/@thoughtcatalog

Dalam kasus yang seperti ini, orang yang tidak benar-benar beriman kepada Tuhan akan menganggap bahwa kesedihan yang ia rasakan muncul akibat Tuhan yang tidak sayang kepadanya. Padahal, tujuan kamu diberi kesedihan adalah agar dengan kesedihan itu kamu lebih sering menyebut nama-Nya dalam setiap do'amu. Karena Tuhan bersedia dan senang jika kamu mendekatkan diri dan sering berdzikir atas namanya.

2. Diberikan kesakitan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/Olga Kononenko

Sama halnya seperti kesedihan, rasa sakit juga akan menyadarkanmu betapa Tuhan sangat mencintaimu dan menginginkan kamu agar bersedia kembali dan mengingat-Nya. Bukan sebaliknya seperti yang orang pikirkan.

Kalau pun Tuhan memberimu rasa sakit bukan berarti bahwa Ia membencimu, justru sebaliknya. Tujuan sebenarnya seorang hamba diberi kesakitan adalah agar kamu senantiasa memohon kesembuhan dari-Nya.

3. Diberikan kehilangan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/Anthony Tran

Hilang harta tidak masalah, hilang pangkat juga tidak masalah. Namun apa yang terjadi jika kita sampai kehilangan kasih sayang Tuhan? Kehilangan kasih sayang Tuhan tidak lebih baik daripada sekadar kehilangan hal-hal duniawi. Karena dengan kehilangan itulah kita akan sering menyebut nama-Nya dan memohon agar bisa diberi rasa tabah atas segala cobaan.

Baca Juga: Pertimbangkan 5 Hal Ini Saat Kamu Merasa Bahwa Tuhan Tidak Adil

4. Diberikan kesusahan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/@stormseeker_

Jangan berpikir bahwa dengan rasa susahmu, kamu adalah seseorang yang paling menderita di dunia ini. Tentu saja masih banyak orang yang lebih menderita daripada kamu. Adanya Tuhan memberi kesusahan itu agar kita belajar bagaimana caranya bersyukur dan ridha.

5. Diberikan penderitaan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/Cristian Newman

Seperti poin nomor empat, kamu tidak sepatutnya mengklaim bahwa dirimu adalah orang paling sengsara dan menderita di dunia ini. Tujuan kita diberi penderitaan adalah agar kita senantiasa dekat kepada-Nya. Karena hanya jiwa menderita yang akan selalu dekat kepada-Nya.

6. Diberikan kemiskinan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/@charlfolscher

Miskin harta dan tahta bukan masalah besar, namun jangan sampai jiwamu miskin akan rasa rendah diri dan justru lebih mementingkan gengsi. Karena hakikat Tuhan memberi kemiskinan adalah agar kita meminta dan ingat kepada-Nya.

7. Diberikan kehinaan

Jangan Salah Sangka, Ini 7 Tanda Tuhan Sayang dengan HambanyaUnsplash/Hailey Kean

Sehina-hinanya kamu di mata manusia, tidak akan lebih hina jika kamu berani menyekutukan Tuhan. Apa pun pekerjaanmu, apa pun pangkatmu, apa pun statusmu, jika tidak ingin terhina di mata Tuhan, maka turunkan gengsimu dengan meminta kemuliaan dari-Nya.

Sudahkah kamu merenungi segala kesalahanmu selama ini? Sudahkah kamu bertobat? Sudahkah kamu bersyukur?

Sebagai hamba-Nya, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membalas atas kebaikan dan kemurahan hati-Nya dengan terus taat pada segala perintah dan menjauhi larangan-Nya. Semoga kamu terinspirasi dan mulai merenungkan diri setelah membaca ini.

Baca Juga: 5 Hal Ini Rezeki dari Tuhan, Sayangnya Selalu Kamu Keluhkan

Melodyna Melody Photo Verified Writer Melodyna Melody

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya