Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Membaca di Dekat Jendela: Mengapa Bikin Kamu Makin Betah?
ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/Vitaly Gariev)
  • Membaca dekat jendela memanfaatkan cahaya alami yang membuat tulisan lebih jelas dan area terasa lapang; posisi duduk perlu diatur agar halaman tidak silau.
  • Pemandangan luar memberi jeda bagi mata dan pikiran saat membaca, sementara area yang tenang dengan penataan sederhana dapat meningkatkan kenyamanan.
  • Sudut kecil dekat jendela bisa menjadi reading corner dan ruang me time; rutinitas seperti membaca 20–30 menit serta mematikan notifikasi membuat proses lebih personal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada sesuatu yang terasa berbeda ketika membaca buku di dekat jendela. Dibandingkan duduk di tempat biasa, area dekat jendela menawarkan suasana yang lebih terbuka dengan cahaya alami dan pemandangan di luar ruangan. Bahkan, aktivitas membaca yang sederhana bisa terasa seperti waktu khusus untuk beristirahat sejenak dari rutinitas.

Tidak heran kalau area dekat jendela sering dijadikan reading corner atau sudut baca di rumah. Kamu tidak membutuhkan ruangan khusus untuk menciptakannya, cukup menemukan spot yang nyaman dan menatanya sesuai kebutuhan. Lantas, apa yang membuat membaca buku di dekat jendela terasa lebih menyenangkan? Berikut beberapa alasannya.

1. Mendapatkan cahaya alami

ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/Lindsey Adams)

Salah satu keuntungan membaca buku di dekat jendela adalah adanya cahaya alami pada siang hari. Pencahayaan yang cukup membuat tulisan pada halaman buku lebih mudah terlihat tanpa harus selalu menyalakan lampu. Suasana terang dari luar juga bisa membuat area membaca terasa lebih lapang dan menyenangkan.

Meski begitu, posisi duduk tetap perlu diperhatikan agar cahaya tidak langsung memantul ke halaman buku. Atur posisi kursi sedikit menyamping dari arah jendela sehingga halaman tetap terlihat jelas. Dengan pencahayaan yang pas, kamu bisa membaca lebih nyaman tanpa terganggu silau.

2. Bisa menikmati pemandangan di luar

ilustrasi membaca buku dekat jendela (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Membaca dalam waktu lama terkadang membuat mata dan pikiran terasa lelah. Nah, keberadaan jendela memberikan kesempatan untuk mengalihkan pandangan sejenak ke luar tanpa harus meninggalkan tempat duduk. Melihat pepohonan, langit, atau suasana sekitar bisa menjadi jeda kecil di tengah aktivitas membaca.

Kamu juga bisa memanfaatkan momen tersebut sebagai cara sederhana untuk beristirahat dari layar dan rutinitas. Setelah beberapa halaman, berhentilah sejenak, lihat ke luar jendela, kemudian lanjutkan membaca. Kebiasaan kecil seperti ini dapat membuat sesi membaca terasa lebih santai dan tidak seperti sedang mengejar target.

3. Suasananya terasa lebih tenang

ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/cottonbro studio)

Area dekat jendela bisa menjadi tempat yang nyaman untuk menciptakan suasana membaca yang lebih tenang, terutama jika jendela menghadap halaman, taman, atau area yang tidak terlalu ramai. Kamu bisa duduk dengan bantal atau cushion sambil menikmati buku favorit tanpa banyak gangguan.

Supaya semakin nyaman, tambahkan elemen sederhana seperti selimut tipis, meja kecil, atau tanaman hias di sekitar reading corner. Tidak perlu dekorasi berlebihan karena terlalu banyak barang justru bisa membuat area terasa penuh. Yang terpenting adalah membuat tempat tersebut terasa nyaman dan sesuai dengan kebiasaan membaca kamu.

4. Membuat rutinitas membaca terasa lebih menyenangkan

ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/Anna Shvets)

Membaca di tempat yang sama secara rutin dapat membantu menciptakan suasana khusus untuk membaca. Misalnya, kamu bisa menjadikan area dekat jendela sebagai tempat membaca selama 20–30 menit setiap pagi atau sore. Lama-kelamaan, spot tersebut bisa terasa seperti tempat khusus untuk menikmati buku dan beristirahat dari aktivitas harian.

Kamu juga bisa membuat ritual kecil sebelum mulai membaca, seperti menyiapkan kopi atau teh, mematikan notifikasi ponsel, kemudian memilih buku yang ingin dibaca. Rutinitas sederhana ini membuat kegiatan membaca terasa lebih personal. Akhirnya, kamu tidak hanya membaca untuk menyelesaikan buku, tetapi juga menikmati prosesnya.

5. Bisa menjadi ruang untuk menikmati waktu sendiri

ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/George Milton)

Tidak semua waktu luang harus dihabiskan dengan aktivitas yang ramai. Duduk di dekat jendela sambil membaca buku bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati me time. Kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk menjauh sejenak dari pekerjaan, media sosial, maupun berbagai hal yang memenuhi pikiran.

Menariknya, kamu tidak perlu memiliki rumah besar untuk membuat tempat seperti ini. Sudut kecil di samping jendela sudah cukup selama terdapat tempat duduk yang nyaman dan pencahayaan yang sesuai. Dengan sedikit penataan, area sederhana tersebut bisa berubah menjadi spot favorit untuk membaca sekaligus bersantai.

Membaca buku di dekat jendela pada dasarnya bukan sekadar soal mencari tempat yang cantik untuk membaca. Cahaya alami, pemandangan, suasana yang lebih tenang, hingga kesempatan menikmati waktu sendiri dapat membuat pengalaman membaca terasa lebih menyenangkan. Hal-hal sederhana tersebut juga bisa membuat kita lebih menikmati setiap halaman tanpa merasa sedang terburu-buru.

Jadi, kalau selama ini kamu selalu membaca di tempat yang sama, tidak ada salahnya mencoba pindah ke dekat jendela. Rapikan sedikit areanya, siapkan buku favorit, lalu buat suasana yang membuatmu betah. Siapa tahu, sudut kecil di dekat jendela justru menjadi reading corner favorit yang membuat kamu semakin rajin membaca.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article