Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Niat Sholat Tarawih 8 Rakaat, Lengkap dengan Tata Caranya!

Niat Sholat Tarawih 8 Rakaat
ilustrasi suasana tarawih di masjid (unsplash.com/Rumman Amin)
Intinya sih...
  • Niat salat tarawih 8 rakaat sendiri
  • Niat salat tarawih berjamaah sebagai Imam atau Makmum
  • Pelaksanaan salat tarawih 8 rakaat berdasarkan pandangan mazhab Hanafi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Salat tarawih menjadi ibadah sunah yang dinantikan setiap bulan Ramadan. Sebagian orang melaksanakannya dengan 8 rakaat, sementara yang lain memilih 20 rakaat.

Jika kamu ingin menunaikan salat tarawih dengan 8 rakaat, penting untuk mengetahui bacaan niat salat tarawih 8 rakaat serta tata cara pelaksanaannya. Yuk, simak panduan lengkapnya!

Table of Content

1. Bacaan niat salat tarawih 8 rakaat

1. Bacaan niat salat tarawih 8 rakaat

ilustrasi shalat sendirian (pexels.com/Monstera Production)
ilustrasi shalat sendirian (pexels.com/Monstera Production)

Salat tarawih 8 rakaat umumnya dilakukan dengan 4 kali salam, di mana setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Oleh karena itu, niat salat tarawih 8 rakaat sebenarnya menggunakan bacaan niat untuk dua rakaat salat sunah yang diulang setiap kali memulai rakaat baru.

  • Niat salat tarawih sendiri

Jika kamu melaksanakan salat tarawih secara sendiri, maka bacaan niatnya sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat salat tarawih dua rakaat menghadap kiblat, karena Allah ta‘âlâ."

Bacaan ini diucapkan setiap akan memulai dua rakaat salat tarawih hingga mencapai total 8 rakaat.

  • Niat salat tarawih berjamaah

Jika salat tarawih dilakukan secara berjamaah, niatnya berbeda tergantung pada posisinya sebagai imam atau makmum.

Sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat salat tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi imam karena Allah ta‘âlâ."

Sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati ma‘mûman lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat salat tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi makmum karena Allah ta‘âlâ."

2. Dalil salat tarawih 8 rakaat

Ilustrasi sholat tarawih disamping anak kecil (pexels.com/Timur Weber)
Ilustrasi sholat tarawih disamping anak kecil (pexels.com/Timur Weber)

Pelaksanaan salat tarawih 8 rakaat memiliki dasar dalam pandangan mazhab Hanafi. Salah satu dalil yang mendukung jumlah rakaat ini dikemukakan oleh Imam Al-Kamal Ibnu al-Humam dalam kitab Fathul Qadir. Beliau menjelaskan:

أَنَّ قِيَامَ رَمَضَانَ سُنَّةٌ إحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً بِالْوِتْرِ فِي جَمَاعَةٍ فَعَلَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ تَرَكَهُ لِعُذْرٍ... وَظَاهِرُ كَلَامِ الْمَشَايِخِ أَنَّ السُّنَّةَ عِشْرُونَ، وَمُقْتَضَى الدَّلِيلِ مَا قُلْنَا

Artinya: "Sesungguhnya Qiyamul Lail di Bulan Ramadan hukumnya sunnah, yaitu 11 rakaat dengan witir, secara berjamaah. Hal itu dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, lalu ditinggalkannya karena ada uzur... Dan zahir pendapat masyayikh bahwa sunnahnya 20 rakaat. Sedangkan, menurut dalil adalah apa yang kami katakan (8 rakaat tanpa witir)." (Al-Kamal Ibnu al-Humam, Fathul Qadir, juz 2, halaman 448).

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah melaksanakan Qiyamul Lail di bulan Ramadan sebanyak 11 rakaat, termasuk witir, secara berjamaah. Pendapat ini menjadi dasar bagi sebagian ulama yang memperbolehkan salat tarawih 8 rakaat tanpa witir sebagai bagian dari sunah.

Meskipun terdapat pendapat yang menyatakan bahwa salat tarawih lebih utama dilakukan 20 rakaat. Namun dari segi dalil, jumlah 8 rakaat tanpa witir juga memiliki dasar kuat. Oleh karena itu, umat Muslim memiliki kebebasan dalam memilih jumlah rakaat salat tarawih yang mereka lakukan selama tetap dilakukan dengan khusyuk dan mengikuti tuntunan yang benar.

3. Tata cara salat tarawih 8 rakaat

Ilustrasi salat Tarawih (pexels.com/Faheem Ahamad)
Ilustrasi salat Tarawih (pexels.com/Faheem Ahamad)

Pelaksanaan salat tarawih 8 rakaat dilakukan dengan pola dua rakaat satu salam sebanyak empat kali atau empat rakaat satu salam sebanyak dua kali. Setelah selesai, salat ini biasanya diakhiri dengan salat witir 3 rakaat. Berikut adalah tata cara lengkapnya:

  • Melafalkan niat salat tarawih, baik sendiri maupun berjamaah
  • Takbiratul ihram, yaitu mengangkat tangan sambil mengucapkan takbir
  • Membaca doa iftitah sebagai pembuka salat
  • Membaca surat Al-Fatihah sebagai rukun salat
  • Membaca surat pendek, seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas
  • Ruku', lalu membaca doa dalam ruku'
  • I’tidal, yaitu berdiri tegak setelah ruku' sambil membaca doa i’tidal
  • Sujud, lalu membaca doa sujud
  • Iftirasy (duduk di antara dua sujud), lalu membaca doa iftirasy
  • Sujud kedua, lalu membaca doa sujud
  • Berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua, lalu mengulangi bacaan dan gerakan seperti pada rakaat pertama
  • Setelah dua rakaat selesai, duduk tahiyat akhir, membaca dua kalimat syahadat dan selawat Ibrahimi
  • Mengucapkan salam sebagai tanda selesainya sholat dua rakaat

Setelah menyelesaikan dua rakaat pertama, langkah-langkah di atas diulang hingga mencapai 8 rakaat, dengan pilihan pola:

  • 2 rakaat 1 salam, dilakukan sebanyak 4 kali
  • 4 rakaat 1 salam, dilakukan sebanyak 2 kali

Setelah menyelesaikan salat tarawih, dianjurkan untuk menutupnya dengan salat Witir 3 rakaat sebagai penyempurna ibadah malam di bulan Ramadan.

Itulah bacaan niat salat tarawih 8 rakaat beserta tata cara pelaksanaannya. Semoga bisa membantu dalam menjalankan ibadah tarawih dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan, ya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sierra Citra
Febriyanti Revitasari
3+
Sierra Citra
EditorSierra Citra
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Skill Penting Non-Akademik Mahasiswa, Siap Hadapi Tantangan Kerja!

18 Feb 2026, 16:30 WIBLife