9 Novel Bridgerton yang Harus Kamu Baca, Lengkap dengan Ringkasannya

The Duke and I - Daphne Bridgerton
Novel pembuka serial Bridgerton
Bercerita tentang kesepakatan pura-pura yang berubah menjadi perasaan sungguhan antara Daphne dan Simon Basset
Menampilkan tekanan perempuan kelas atas terhadap tuntutan menikah, reputasi keluarga, dan gosip Lady Whistledown
The Viscount Who Loved Me - Anthony Bridgerton
Novel kedua dengan plot cinta dari musuh menjadi cinta
Menceritakan konflik dalam rencana pernikahan Anthony dengan Kate
Memiliki cukup banyak perbedaan plot dengan adaptasi Netflix
Apakah kamu suka serial Netflix Bridgerton? Sesungguhnya dunia berlatar era Regency yang tampak indah dan megah ini berawal dari deretan novel populer karya Julia Quinn. Lewat delapan kisah utama keluarga Bridgerton, pembaca diajak mengikuti romansa yang berganti tokoh di setiap buku.
Kalau kamu nonton serial Netflixnya, membaca novelnya bakal lebih seru karena kamu bisa melihat versi “lebih lengkap” dari dinamika tokoh, ritme romansa, dan detail yang gak selalu masuk layar. Berikut 9 novel Bridgerton yang harus kamu baca!
1. The Duke and I - Daphne Bridgerton

The Duke and I merupakan novel pembuka serial Bridgerton dengan tokoh utama Daphne, perempuan sulung keluarga Bridgerton. Novel ini memiliki latar waktu pada 1813, saat Daphne berada di musim perjodohan dan bertemu Simon Basset, Duke of Hastings.
Kekuatan ceritanya ada pada “kesepakatan” mereka: hubungan pura-pura yang awalnya tak lebih dari strategi sosial, lalu berubah jadi perasaan sungguhan. Selain itu, pembaca pun diperlihatkan bagaimana tekanan perempuan kelas atas terhadap tuntutan menikah, reputasi keluarga, sampai gosip yang menyebar lewat Lady Whistledown.
2. The Viscount Who Loved Me - Anthony Bridgerton

Novel kedua berlatar 1814, menyorot putra sulung keluarga Bridgerton, Anthony yang terkenal sulit dijangkau. Anthony tiba-tiba memutuskan menikah namun cara ia memilih “calon istri” ini memantik konflik. Sang Viscount ini kemudian bertemu Kate yang menjadi tembok terbesar bagi rencana Anthony.
Serial Netflix yang diadaptasi dari novel ini memiliki cukup banyak perbedaan plot, meskipun begitu inti ceritanya tetap sama yaitu dari musuh jadi cinta. Kalau kamu penasaran dengan cerita aslinya, bisa banget novel kedua Serial Bridgerton ini!
3. An Offer from a Gentlemen - Benedict Bridgerton

Novel selanjutnya berlatar di 1817 dan menyorot Benedict, putra kedua Bridgerton, dengan Sophie, seorang pelayan perempuan yang sesungguhnya berdarah bangsawan. Novel ini sering disebut bertema “Cinderella” dengan pesta topeng, sosok “Lady in Silver”, dan garis batas kelas sosial yang keras.
Meski novel ini merupakan buku ketiga, namun Netflix mengadaptasinya menjadi musim keempat yang sedang tayang di Netflix. Kalau kamu lagi nonton serial musim keempat ini, yuk baca novel ini biar tahu kira-kira bagaimana kelanjutan cerita Benedict dan Sophie.
4. Romancing Mister Bridgerton - Colin Bridgerton

Jika novel-novel sebelumnya hanya berselang beberapa tahun, kisah Colin Bridgerton berlatar 7 tahun setelah kisah Benedict, yaitu 1824. Tema novel kali ini bukan cinta 'baru kenal' seperti sebelum-sebelumnya, namun cinta yang tumbuh dari kebersamaan panjang. Tokoh utama perempuan dalam novel ini adalah Penelope Featherington yang sudah dikenal Colin sejak kecil.
Dalam adaptasi Netflix, novel ini menjadi dasar musim ketiga Bridgerton dengan sejumlah penyesuaian porsi beberapa plot. Meskipun begitu, rasa 'slow burn' dan konsep 'teman jadi cinta' yang akhirnya 'klik' tetap memuaskan untuk dibaca. Bahkan cerita Colin dan Penelope ini sudah ditampilkan sejak Bridgerton season 1, lho!
5. To Sir Phillip, With Love — Eloise Bridgerton

Masih berlatar di 1824, novel selanjutnya mengangkat Eloise, putri kedua keluarga Bridgerton yang awalnya tidak tertarik dengan pernikahan. Kisah ini berawal dari Eloise yang sering bertukar surat dengan Sir Philip Crane dan tiba-tiba mendapat 'undangan' untuk mengunjunginya. Eloise yang saat itu merasa ditinggalkan karena sahabat dan saudara-saudaranya menikah, akhirnya nekat mengunjungi Sir Philip Crane dan dari situlah kisah cinta mereka dimulai.
Dalam adaptasi Netflix, sejauh ini tokoh Eloise memang ada sejak awal, namun kisah cintanya belum menjadi fokus musim utama. Meskipun begitu, tokoh 'Sir Philip Crane' sudah diperkenalkan sejak musim pertama dengan sedikit penyesuaian plot yang membuat penonton penasaran bagaimana adaptasi kisah Eloise dalam serial Netflix ini nantinya?
6. When He Was Wicked - Francesca Bridgerton

Novel keenam juga berada di tahun 1824 mengangkat kisah Francesca Bridgerton, anak ke-6 keluarga Bridgerton dan Michael Stirling. Michael jatuh cinta pada Francesca sejak pandangan pertama, sayangnya, saat itu Francesca akan menikah dengan sepupu Michael, John sehingga perasaan tersebut harus dipendam. Novel ini memiliki nuansa lebih serius dan emosional.
Sosok Francesca pun mulai banyak mendapat sorotan dalam serial Netflix sejak musim ketiganya. Meskipun begitu, terdapat perubahan penting terkait tokoh pasangan Francesca sehingga arah ceritanya berpotensi berbeda dari versi buku. Membaca novelnya bisa menjadi pegangan yang kuat sebelum kamu menilai dan membandingkan interpretasi versi layar.
7. It's in His Kiss - Hyacinth Bridgerton

Novel ketujuh berlatar di 1825 menyorot Hyacinth, anak bungsu keluarga Bridgerton dengan Gareth St. Clair, cucu dari Lady Danbury, yang membawa misteri keluarga. Salah satu daya tarik utama buku ini adalah “misi” mereka yang membuat romansa terasa seperti petualangan kecil, bukan hanya rangkaian pesta dan perjodohan.
Di serial Netflix, Hyacinth masih lebih muda dan belum menjadi pusat cerita, pun belum ada kejelasan apakah kisah 2 anak terakhir Bridgerton juga akan diadaptasi juga menjadi serial. Meskipun begitu, novel ini tetap menyenangkan untuk dibaca pun bisa terasa seperti “mengintip masa depan” keluarga Bridgerton.
8. On The Way to The Wedding - Gregory Bridgerton

Penutup delapan novel utama ini berlatar di 1827, paling “akhir” dalam timeline utama novel Bridgerton. Kisah menyorot Gregory Bridgerton yang awalnya merasa ditakdirkan dengan Hermione Watson, hanya saja, Hermione ternyata mencintai orang lain. Lucy Abernathy, sahabat Hermione, berniat membantu Gregory agar Hermione terhindar dari hubungan yang buruk, tetapi justru Lucy jatuh cinta pada Gregory. Masalah baru pun muncul karena Lucy sudah bertunangan, dan keluarganya gak mudah diajak berunding.
Seperti Hyacinth, Gregory juga belum menjadi pusat cerita dalam serial adaptasi Netflix dan masih ditampilkan sebagai sosok yang lugu. Namun, kalau kamu baca novel ini, kamu bakal sadar ternyata di antara semua saudara laki-laki keluarga Bridgerton, Gregorylah yang bakal bikin Violet (mama Bridgerton) paling pusing.
9. The Bridgertons: Happily Ever After (2nd Epilogues + cerita Violet)

Selain novel utama yang menceritakan delapan saudara keluarga Bridgerton, terdapat novel lanjutan yang dirangkum Julia Quinn sebagai '2nd Epilogue'. Novel ini membawa update dari masing-masing untuk pasangan di delapan novel, plus satu cerita bonus tentang Violet Bridgerton, sang Ibu.
Formatnya lebih ringan dan menyenangkan, seperti reuni keluarga besar yang penuh kejutan kecil. Buku ini paling pas dibaca setelah kamu menamatkan delapan novel utamanya, supaya setiap epilog terasa “mengena” dan gak kehilangan konteks.
Itu tadi 9 Novel Bridgerton yang harus kamu baca. Kalau kamu udah baca semuanya, kisah siapa yang paling jadi favoritmu?


















