Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Novel Misteri Klasik yang Wajib Dibaca Sekali Seumur Hidup

buku The Hound of the Baskervilles | buku The ABC Murders | buku The Moonstone.
buku The Hound of the Baskervilles (goodreads.com) | buku The ABC Murders (agathachristie.com) | buku The Moonstone (waterstones.com)
Intinya sih...
  • The Moonstone — Wilkie Collins: Cikal bakal novel detektif modern, struktur cerita unik dengan beberapa narator berbeda.
  • The Hound of the Baskervilles — Arthur Conan Doyle: Kasus Sherlock Holmes paling menyeramkan, atmosfer gelap dan ketegangan suasana.
  • The ABC Murders — Agatha Christie: Pembunuhan berurutan sesuai abjad nama kota dan korban, ritme cepat dan penuh jebakan logika.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Novel misteri klasik selalu punya daya tarik yang sulit ditolak. Walau ditulis puluhan bahkan ratusan tahun lalu, cerita-ceritanya tetap terasa hidup dan sering kali lebih cerdas daripada banyak thriller modern. Dari kasus pencurian permata sampai pembunuhan berantai yang terencana rapi, semuanya dibungkus dengan gaya penulisan khas dan atmosfer yang kuat.

Kalau kamu suka cerita detektif, penyelidikan, dan plot twist yang bikin mikir, daftar novel misteri klasik terbaik ini layak masuk wishlist. Buku-buku ini bukan cuma penting secara sejarah, tapi juga terbukti masih seru dibaca sampai sekarang. Berikut lima novel misteri klasik yang wajib dibaca sekali seumur hidup.

1. The Moonstone — Wilkie Collins

The Moonstone.
The Moonstone (waterstones.com)

Novel ini sering disebut sebagai salah satu cikal bakal novel detektif modern. Ceritanya berpusat pada sebuah berlian legendaris bernama Moonstone yang dicuri dari sebuah rumah bangsawan di Inggris, setelah sebelumnya dibawa dari India. Kasus pencurian itu memicu penyelidikan panjang dengan banyak sudut pandang dan saksi yang tidak selalu bisa dipercaya.

Struktur ceritanya unik karena disampaikan lewat beberapa narator berbeda. Gaya penulisan Wilkie Collins terasa cukup ramah pembaca walau berasal dari era Victoria. Beberapa narator bahkan berbicara langsung seolah sedang curhat ke pembaca, sehingga terasa dekat dan hidup. Ada juga sentuhan humor lewat karakter tertentu yang membuat cerita tidak terasa berat.

2. The Hound of the Baskervilles — Arthur Conan Doyle

The Hound of the Baskervilles.
The Hound of the Baskervilles (goodreads.com)

Ini adalah salah satu kasus Sherlock Holmes paling terkenal dan paling menyeramkan. Ceritanya dimulai dari legenda anjing neraka yang menghantui keluarga Baskerville di wilayah rawa-rawa Devon yang suram. Ketika salah satu anggota keluarga meninggal secara misterius, Holmes dan Watson turun tangan menyelidiki apakah ini kutukan supranatural atau kejahatan yang sangat terencana.

Keunggulan novel ini ada pada ketegangan suasana dan cara Doyle membangun rasa curiga. Atmosfer gelapnya langsung terasa sejak halaman awal. Setting alam yang sepi dan berkabut membuat ancaman terasa nyata walau jarang terlihat langsung. Interaksi Holmes dan Watson juga tetap jadi daya tarik utama, dengan deduksi cerdas yang perlahan membuka kebenaran.

3. The ABC Murders — Agatha Christie

poster serial Emily’s Reasons Why Not
poster serial Emily’s Reasons Why Not (dok. ABC/Emily’s Reasons Why Not)

Agatha Christie dikenal sebagai ratu misteri dan novel ini termasuk salah satu karyanya yang paling kreatif. Kasusnya bermula saat Hercule Poirot menerima surat tantangan dari seseorang yang menandatangani dirinya sebagai “A.B.C.”. Setelah itu, pembunuhan terjadi berurutan sesuai abjad nama kota dan korban. Polanya tampak jelas, tapi motif dan pelakunya jauh lebih rumit dari yang terlihat.

Cerita disajikan dengan ritme cepat dan penuh jebakan logika. Pembaca diajak menebak-nebak sambil mengumpulkan petunjuk kecil yang tersebar rapi. Narasi dari sudut pandang Hastings membuat investigasi terasa lebih personal dan kadang menyesatkan dengan cara yang menyenangkan. Twist akhirnya terkenal karena sangat cerdas dan menjadi contoh klasik bagaimana misteri dibangun.

4. Brat Farrar — Josephine Tey

Brat Farrar.
Brat Farrar (goodreads.com)

Novel ini menawarkan misteri yang lebih tenang tapi sangat tajam secara psikologis. Ceritanya tentang seorang pria yang diminta menyamar sebagai anggota keluarga pewaris yang dulu dikira sudah meninggal. Jika penyamaran berhasil, ia akan mendapatkan harta besar. Namun, semakin lama ia tinggal di rumah keluarga tersebut, semakin banyak kejanggalan yang muncul.

Josephine Tey tidak mengandalkan aksi besar, melainkan ketegangan batin dan relasi antarkarakter. Latar pedesaan Inggris dengan kandang kuda dan rumah keluarga tua memberi nuansa intim sekaligus mencurigakan. Pembaca diajak masuk ke pikiran tokoh utama dan merasakan tekanan dari kebohongan yang terus dipelihara.

5. The Talented Mr. Ripley — Patricia Highsmith

sampul buku The Talented Mr. Ripley
sampul buku The Talented Mr. Ripley (goodreads.com)

Berbeda dengan misteri detektif tradisional, novel ini justru membuat pembaca mengikuti sudut pandang pelaku kejahatan. Tom Ripley adalah pria muda licik dan penuh ambisi, yang mendapat kesempatan pergi ke Eropa untuk membujuk seorang pewaris kaya pulang ke Amerika. Perjalanan itu berubah menjadi rangkaian manipulasi dan tindakan kriminal yang semakin berani.

Daya tarik utama buku ini adalah ketegangan psikologisnya. Pembaca sering kali merasa aneh karena justru berharap Ripley tidak tertangkap. Setting kota-kota Eropa era 1950-an memberi nuansa glamor yang kontras dengan moral cerita yang gelap. Ini adalah contoh kuat bagaimana novel misteri bisa berfokus pada karakter dan obsesi, bukan hanya teka-teki kasus.

Novel misteri klasik terbaik selalu punya kombinasi unik antara plot cerdas dan atmosfer yang membekas. Walau zaman sudah berubah, teknik bercerita dan kejutan yang ditawarkan tetap efektif membuat pembaca penasaran sampai halaman terakhir. Dari daftar rekomendasi novel di atas, mana yang paling membuatmu ingin langsung mulai membaca malam ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Inspirasi Dapur Tanpa Backsplash, Lebih Praktis dan Fleksibel?

14 Feb 2026, 20:47 WIBLife