Obat seharusnya menjadi salah satu bentuk paling konkret dari kemajuan ilmu pengetahuan. Ia dibuat untuk menyembuhkan, mengurangi rasa sakit, memperpanjang usia, bahkan menyelamatkan manusia dari penyakit yang dahulu dianggap sebagai vonis kematian. Namun, di balik pil, kapsul, dan botol obat, ada industri besar yang mempertemukan sains dengan uang, hak paten, regulasi, kepentingan korporasi, hingga persoalan etika.
Pertemuan antara dunia medis dan kepentingan ekonomi tersebut menjadi bahan menarik bagi sejumlah novelis. Mereka tidak selalu menggambarkan perusahaan farmasi sebagai tokoh antagonis sederhana, tetapi mempertanyakan bagaimana obat diproduksi, diuji, dipasarkan, dan dikonsumsi manusia. Kalau kamu tertarik dengan cerita yang mempertemukan farmasi, konspirasi, eksperimen medis, dan kekuasaan, tujuh novel berikut layak masuk daftar bacaanmu. Cek, yuk!
