Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hampir selalu menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan, termasuk biaya transportasi. Ketika harga BBM meningkat, banyak orang beranggapan bahwa seluruh tarif transportasi juga akan naik dalam waktu singkat. Namun, pada kenyataannya, tarif transportasi publik atau umum seperti kereta api, MRT, LRT, BRT, maupun sebagian layanan bus sering kali tetap relatif stabil meskipun terjadi kenaikan harga BBM. Kondisi ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa ongkos transportasi umum tidak selalu mengalami kenaikan yang sama dengan harga bahan bakar.
Stabilnya tarif transportasi umum tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari kebijakan pemerintah, sistem operasional, jumlah penumpang yang besar, hingga efisiensi pengelolaan layanan. Transportasi publik memiliki peran penting dalam menjaga mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di kota-kota besar. Berikut beberapa alasan yang menjadikan ongkos transum tetap murah meski harga BBM naik.
