Di berbagai pelosok negeri, generasi muda membuktikan bahwa ekonomi hijau merupakan gerakan akar rumput yang diinisiasi oleh anak muda. Mulai dari bank sampah, koperasi pertani yang adapsi metode pertanian organik. Langkah ini membuktikan bahwa keberlanjutan tak hanya berpusat di Ibu Kota atau menjadi fokus segelintir orang, namun meluas dalam seluruh sistem.
Gerakan ekonomi hijau tak hanya sekadar aspirasi, namun membutuhkan perubahan sistem yang nyata. Membangun kembali ekonomi hijau untuk seluruh sektor dapat di tempuh dengan beberapa langkah. Reformasi kurikulum yang mengintegrasikan keberlanjutan di berbagai disiplin imu, insentif pemerintah dan kemitraan swasta, pelatihan berbasis komunitas, serta peningkatan kesadaran publik yang berkaitan dengan karier hijau.
IDN menggelar Indonesia Summit 2025, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "Theme: Thriving Beyond Turbulence Celebrating Indonesia's 80 years of purpose, progress, and possibility". IS 2025 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2025 diadakan pada 27 - 28 Agustus 2025 di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta. Dalam IS 2025, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2026.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei dilakukan pada Februari sampai April 2025 dengan studi metode campuran yang melibatkan 1.500 responden, dibagi rata antara Milenial dan Gen Z.
Survei ini menjangkau responden di 12 kota besar di Indonesia, antara lain Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.