Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Screenshot 2025-08-27 at 08.10.41.png
Indonesia Millennial and Gen Z Report 2026 by IDN Research (dok.IDN Research)

Perubahan lanskap kerja global menggeser peran tradisional di mata gen Z dan milenial. Kedua generasi tak hanya fokus memandang pekerjaan sebagai stabilitas finansial, namun menjadi wadah untuk lebih memaknai hidup. Pengaruhnya, jalur baru mulai muncul dalam inovasi digital dan sustainability, di mana anak muda tampil penuh semangat.

Fenomena ini memperlihatkan pergeseran paradigma berkat kemajuan digital dan kesadaran akan green jobs. Untuk memahami lebih lanjut terkait automation dan green economy, Indonesia Millennial and Gen Z Report 2026 by IDN Research telah melakukan penelitian secara mendalam untuk memahami realitas tersebut. Berikut adalah pemaparannya.

1. Faktor yang membuat pekerjaan rentan otomatisasi

Indonesia Millennial and Gen Z Report 2026 by IDN Research (dok.IDN Research)

Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, pekerjaan manusia turut menghadapi ancaman otomatisasi. Berbagai sektor memanfaatkan AI untuk menggantikan tugas manusia. Faktor utama yang membuat pekerjaan rentan terhadap otomatisasi mencakup tigas yang repetitif misalnya cashier. Selain itu pekerjaan yang minim penilaian manusia atau pelibatan emotional intelligence, bidang kerja yang terstruktur dan terstandarisasi misalnya manufaktur, bisnis yang mengutamakan efisiensi biaya, serta layanan yang mengurangi interaksi tatap muka.

Pada saat bersamaan, peran ekonomi hijau berkembang pesat dan menarik perusahaan untuk berinvestasi pada sustainability. Perspektif ini turut diperkuat oleh kepedulian gen Z dan milenial pada isu iklim, keadilan sosial, serta dampak bagi komunitas. Bidang ini tidak hanya terbatas di Ibu Kota Jakarta, namun meluas ke kota dan wilayah lainnya.

Pandangan ini membuktikan bahwa ekonomi hijau tak sekadar tren elite, namun juga langkah kolektif yang disuarakan oleh seluruh komunitas. Dari pertanian hingga daur limbah, anak muda membuktikan bahwa gerakan keberlanjutan mendapat dukungan untuk memastikan masa depan ekonomi Indonesia berakar kuat pada ketahanan dan kesejahteraan komunitasnya.

2. Green economy membuka lapangan pekerjaan baru, generasi muda sambut positif wacana ini

ilustrasi hasil survei IMGR 2026 (Dok. IDN)

Transisi menuju energi terbarukan tidak lagi sekadar wacana global, melainkan realitas yang sedang berlangsung di Indonesia. Faktanya, sektor energi terbarukan di Indonesia telah mempekerjakan 2,3 juta orang menjadikan penggerak green economy yang signifikan. Lapangan kerja di sektor energi angin diprediksi akan meningkat sebesar 2,1 juta, sementara energi surya mengalami peningkatan 6,3 juta lapangan kerja.

Lapangan kerja baru juga terbentuk di sektor konstruksi, transportasi, pertanian, kehutanan, dan pengelolaan limbah. Green economy tumbuh pesat. Kemajuan ini akan sangat menjanjikan dengan adanaya pendidikan, kebijakan, dan regulasi yang tepat.

3. Kesadaran ekonomi hijau menjadi gerakan akar rumput, tak hanya isu elit

IMGR 2026 (Dok. IDN)

Di berbagai pelosok negeri, generasi muda membuktikan bahwa ekonomi hijau merupakan gerakan akar rumput yang diinisiasi oleh anak muda. Mulai dari bank sampah, koperasi pertani yang adapsi metode pertanian organik. Langkah ini membuktikan bahwa keberlanjutan tak hanya berpusat di Ibu Kota atau menjadi fokus segelintir orang, namun meluas dalam seluruh sistem.

Gerakan ekonomi hijau tak hanya sekadar aspirasi, namun membutuhkan perubahan sistem yang nyata. Membangun kembali ekonomi hijau untuk seluruh sektor dapat di tempuh dengan beberapa langkah. Reformasi kurikulum yang mengintegrasikan keberlanjutan di berbagai disiplin imu, insentif pemerintah dan kemitraan swasta, pelatihan berbasis komunitas, serta peningkatan kesadaran publik yang berkaitan dengan karier hijau.

IDN menggelar Indonesia Summit 2025, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "Theme: Thriving Beyond Turbulence Celebrating Indonesia's 80 years of purpose, progress, and possibility". IS 2025 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2025 diadakan pada 27 - 28 Agustus 2025 di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta. Dalam IS 2025, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2026.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei dilakukan pada Februari sampai April 2025 dengan studi metode campuran yang melibatkan 1.500 responden, dibagi rata antara Milenial dan Gen Z.

Survei ini menjangkau responden di 12 kota besar di Indonesia, antara lain Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.

Editorial Team