ilustrasi orang bekerja (pexels.com/Mikhail Nilov)
Gak seperti di Indonesia ketika kepesertaan BPJS Kesehatan masih sering terabaikan oleh beberapa orang, di Belanda memiliki asuransi kesehatan itu wajib. Siapa pun yang tinggal di Belanda, entah itu untuk bekerja, menempuh pendidikan, magang, atau lainnya harus mendaftarkan diri ke perusahaan asuransi setempat dalam waktu empat bulan sejak kedatangan. Adapun biaya untuk asuransi kesehatan minimal berkisar antara 130 euro hingga 150 euro per bulan (sekitar Rp2,2 juta hingga Rp2,6 juta).
Kabar baiknya, Pemerintah Belanda menetapkan kebijakan yang adil bagi pekerja, mahasiswa, maupun penduduk yang punya pendapatan di bawah batas minimum tertentu. Kalau kamu termasuk, kamu bisa mengajukan subsidi asuransi kesehatan yang disebut zorgtoeslag.
Dengan begitu, pengeluaranmu di asuransi kesehatan bisa lebih ringan. Kemudian, bagi mahasiswa internasional yang hanya belajar tanpa mengambil kerja paruh waktu atau magang, mereka bisa menggunakan asuransi khusus pelajar yang harganya jauh lebih murah.
Kalau diakumulasikan secara kasar, untuk kebutuhan dasar, total biaya dengan gaya hidup hemat di Belanda ialah sekitar 1.500 euro hingga 2.000 euro per bulan (setara Rp26,2 juta hingga Rp35 juta). Nah, kalau kamu ingin hidup ekstra nyaman, kamu bisa menyiapkan anggaran sekitar 2.500 euro hingga 3.500 euro per bulannya (setara Rp43,7 juta hingga Rp61,2 juta). Jadi, sudah siap #KaburDuluAja ke Belanda?