Ray W Basrowi: Pakar Laktasi yang Dukung Cuti 6 Bulan Ibu Melahirkan

Ray Wagiu Basrowi, peneliti di Divisi Kedokteran Fakultas Kerja Universitas Indonesia (UI), merupakan salah satu sosok penting yang turut memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA).
Mengutip hasil penelitian tim kerja FKUI, Ray mengatakan bahwa cuti melahirkan 6 bulan berdampak baik bagi kesehatan ibu dan anak, mempertahankan produktivitas pekerja, serta berdampak positif bagi ketahanan keluarga. Adapun dampak jangka panjangnya adalah membentuk masa depan bangsa yang berkualitas.
Penelitian yang dilakukan pada periode 2012-2015, kemudian dipublikasikan dalam jurnal PGHN berjudul 'Benefits of a Dedicated Breastfeeding Facility and Support Program for Exclusive Breastfeeding among Workers in Indonesia', membuktikan bahwa cuti melahirkan 3 bulan dan gagal menyediakan air susu ibu (ASI) eksklusif menurunkan kualitas kerja serta peluang seorang ibu untuk absen dari kantornya dua kali lebih besar.
“Artinya, cuti 3 bulan tidak membuat perusahan lebih untung, malah jadi buntung karena pekerja sering absen. Buruh perempuan yang kembali bekerja pada usia bayi 3 bulan, tingkat kegagalan ASI eksklusif mencapai 81 persen. Dengan demikian, hanya 19 persen pekerja perempuan yang bisa menyusui ASI eksklusif,” kata Ray.
“Bila pekerja perempuan masuk kerja setelah 6 bulan, dan berhasil memberi ASI Eksklusif, maka tingkat produktivitasnya delapan kali lebih baik. Sebaliknya, jika ibu menyusui harus kembali bekerja di usia bayi 2-3 bulan, risiko kesehatan meningkat signifikan, terutama karena proses laktasinya terganggu. Akibatnya, produktivitas tidak maksimal,” tambah Ray.
Dalam sepak terjangnya, lelaki kelahiran Manado ini telah menghasilkan model promosi laktasi di tempat kerja. Karyanya tercatat sebagai model promosi laktasi pertama yang diformulasikan di ruang lingkup kerja dan mendapat pengakuan berupa publikasi dari BMC - Archives of Public Health
Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa fakta penting mengenai Ray Wagiu Basrowi!
1. Pada 2019, Ray mendirikan Health Collaborative Center (HCC) sebagai wadah promosi dan advokasi kesehatan non-profit di Indonesia. Lembaga ini fokus pada riset dan edukasi kesehatan di bidang nutrisi, kesehatan kerja, kesehatan ibu dan anak

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 2. Ray meraih doktor dari FKUI. Disertasinya dipublikasikan di sejumlah jurnal internasional terindeks Scopus, termasuk Challenges and Supports of Breastfeeding at Workplace in Indonesia yang dipublikasikan di PGHN Journal Korea

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 3. Ray juga aktif di perusahaan multinasional, salah satunya adalah Medical Science Director Danone Indonesia. Ia juga kerap menjadi pembicara di kegiatan berskala nasional dan internasional

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 4. Sehari-harinya, Ray aktif sebagai peneliti dan pengajar kedokteran komunitas di Universitas Indonesia. Sejak 2018, Ray bergabung dengan pelayanan kemanusiaan dan kesehatan Lions Club Indonesia

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 5. Pada 2012, Ray terpilih menjadi salah satu panel ahli dalam Asian Medical Affairs Leader di Singapura. Dia juga pernah menjadi Advisory Board Member HEALTH I Project

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 6. Ray sempat aktif menjadi reporter dan host program kesehatan di TVRI Manado dan Smart FM Manado. Ray Juga sempat menjadi reporter kesehatan dan pembaca berita di TVRI Pusat Jakarta hingga 2013

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa) 7. Di sela-sela kesibukannya, Ray gemar bermain tenis. Petenis favoritnya antara lain Steffi Graf dan Rafael Nadal

Ray Wagiu Basrowi (Dok. IDN Times/Istimewa)
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





![[QUIZ] Kebahagiaan Apakah yang akan Mengejutkanmu di Masa Depan?](https://image.idntimes.com/post/20250602/pexels-jonathanborba-3009324-a2eea99d44ffa312118a8aa3ee5a4c6a-1accf8fc3264035a1b0c6e48617c87ff.jpg)

![[QUIZ] Seberapa Centil Kamu dari Quotes yang Paling Relate](https://image.idntimes.com/post/20230711/tips-meningkatkan-feminine-energy-cara-membangun-feminine-energy-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-26d7888949806dd6919c9aadebd55d62.jpeg)

![[QUIZ] Orang Betah Curhat ke Kamu Gak? Zodiakmu Kasih Bocorannya](https://image.idntimes.com/post/20260930/img_8249_da654938-6332-4a04-adaa-d0508bee8751.jpeg)

![[QUIZ] Overthinking Kamu Level Berapa? Jangan Kaget sama Hasilnya](https://image.idntimes.com/post/20260929/1000141957_6f31bbef-df6c-4641-877b-8bdfffa430d1.jpg)
![[QUIZ] Pilih Satu Stiker Nailoong, Kami Tahu Perasaanmu Selama Ini](https://image.idntimes.com/post/20250809/nailoong-kuning-pinterest_25dc6577-5dd6-457c-a78b-c7509681d734.jpg)
![[QUIZ] Dari Foto Kenangan Ini, Sudahkah Kamu Berdamai dengan Diri Sendiri?](https://image.idntimes.com/post/20240708/pexels-mangaphotography-674685-120d99068824bc16e20fee794f36b728-b5b89b8335579c2c9ca965c2156fe27a.jpg)
![[QUIZ] Cek Seberapa Toxic Kamu dari Pilihan Lukisan Ini](https://image.idntimes.com/post/20260805/pexels-rdne-6669882_253b0098-d5c3-4701-9670-49238d9c2408.jpg)
![[QUIZ] Balas Chat dengan Stiker WA Ini, Kami Tebak Seperti Apa Dirimu](https://image.idntimes.com/post/20260901/template-foto-utama-10_f3095bfe-7c4b-435c-8fcb-2024807e1604.jpg)



![[QUIZ] Pilih Adegan di Upin Ipin, Ini Cara Kamu Healing dari Circle Toxic](https://image.idntimes.com/post/20251009/pexels-yankrukov-7640791_d059a579-bc2c-4df0-9b01-79a8008deb5e.jpg)
![[QUIZ] Masihkah Kamu Menyesali Masa Lalu, Jika Dilihat dari Kenangan Ini?](https://image.idntimes.com/post/20250327/pexels-shvets-production-7176220-ec4aa92aa557b03fed737914fdd8262e-89a324cae5f15dd10857ea8a580eaf2f.jpg)

