Menjadi relawan adalah kegiatan yang penuh makna karena memberikan kesempatan untuk membantu orang lain dalam situasi sulit. Namun, keterlibatan yang intens dalam kegiatan kemanusiaan juga dapat membawa beban emosional. Relawan yang terus-menerus mendampingi korban bencana, pasien, kelompok rentan, atau orang yang sedang mengalami kesulitan dapat merasa lelah secara fisik maupun mental.
Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah compassion fatigue, yaitu kelelahan emosional yang dapat muncul akibat terlalu sering terpapar penderitaan atau pengalaman traumatis orang lain. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa mudah lelah, kehilangan motivasi, sulit berkonsentrasi, lebih mudah marah, atau merasa tidak lagi mampu memberikan empati seperti sebelumnya. Agar tidak semakin berat, relawan perlu menjaga kesehatan mental sejak awal. Berikut lima cara yang dapat dilakukan.
