Belakangan ini istilah self reward makin akrab di telinga anak muda. Setelah lembur seminggu penuh, beli kopi mahal dianggap self reward. Setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan, checkout barang di keranjang belanja juga disebut self reward. Bahkan setelah melewati hari yang berat, banyak orang merasa dirinya pantas mendapatkan sesuatu sebagai bentuk hadiah untuk diri sendiri.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan menghargai diri sendiri. Masalahnya, batas antara merawat diri dan lari dari kenyataan kadang mulai tipis. Yang awalnya cuma ingin menyenangkan diri sesaat, tanpa sadar berubah jadi kebiasaan yang dipakai untuk menutupi stres, rasa kosong, atau masalah yang belum selesai. Mari kita simak pembahasan lengkapnya berikut ini!
