Comscore Tracker

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnya

Dalam juz 3, terdapat surah yang paling agung

Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril untuk dibaca dan dipahami semua umat Islam. Kitab suci ini berisikan pedoman maupun petunjuk dalam menjalani kehidupan. 

Juz ketiga dalam Al-Qur'an mengandung dua surat, yaitu Al-Baqarah dan Ali 'Imran. Kedua surat ini dijuluki sebagai "Az-Zahrawaani" yang berarti 'Dua Cemerlang'. Hal ini karena kedua surat tersebut menyampaikan beberapa hal yang disembunyikan oleh para ahli kitab, mulai dari kelahiran Nabi Isa AS, kedatangan Nabi Muhammad SAW, Perang Uhud dan Badar, dan lain-lain.

Berikut ini IDN Times telah merangkum urutan surat dalam Al-Qur'an juz 3. Yuk, baca sampai habis!

1. Surat Al-Baqarah dalam juz 3 (ayat 253–286)

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnyailustrasi ayat suci Al-Qur'an (unsplash.com/Zahra Tavakoli fard)

Al-Baqarah merupakan salah satu surat yang diturunkan di Madinah. Di dalamnya, terkandung banyak hukum dasar dalam ajaran Islam. Selain itu, surat ini merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur'an. 33 ayat terakhirnya masuk ke dalam juz 3.

Surat Al-Baqarah yang ada di juz 3 sendiri banyak membahas kisah para rasul, kekuasaan Allah SWT, serta cara menggunakan harta dan beberapa hukum-hukumnya. Berikut ringkasan pembahasannya.

1. Tentang rasul-rasul dan kekuasaan Allah SWT (253–260)

  • Ayat 253: Keistimewaan dan perbedaan derajat rasul-rasul.
  • Ayat 254: Anjuran membelanjakan harta.
  • Ayat 255: Ayat Kursi.
  • Ayat 256–257: Tidak ada paksaan memasuki agama Islam.
  • Ayat 258–260: Membangkitkan kembali orang-orang yang sudah mati.

2. Cara-cara menggunakan harta dan hukum-hukumnya (261–286)

  • Ayat 261–274: Menafkahkan harta di jalan Allah SWT.
  • Ayat 275–281: Hukum riba.
  • Ayat 282–283: Kesaksian dalam muamalah.
  • Ayat 284–286: Pujian Allah SWT terhadap para mukmin dan doa mereka.

2. Keutamaan membaca Ayat Kursi setelah salat fardu dan sebelum tidur

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnyailustrasi membaca Al-Qur'an (pexels.com/RODNAE Productions)

Dalam Surat Al-Baqarah, terdapat satu ayat yang dikatakan lebih agung daripada langit dan bumi. Itu adalah Ayat Kursi, yang berbunyi:

Allaahu laa ilaaha illaa huw, al-ḥayyul-qayyụm, laa ta'khudzuhu sinatuw wa laa na'ụm, lahụ maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, man dzalladzii yasyfa'u 'indahūuu illaa bi-idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa lāaa yuhiithuuna bisyai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa', wasi'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardh, wa laa ya'uduhuu hifzhuhumaa, wa huwal-'aliyyul-'azhiim.

Artinya:
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Al-Baqarah, [2]:255).

Keagungan ayat ke-255 Surat Al-Baqarah ini pernah disebutkan oleh Nabi shalallahu 'alaihi wa ssalam dalam sebuah hadis:

Rasulullah bertanya kepada Ubay bin Ka’ab, "Ayat mana yang paling agung dalam kitabullah?" Ubay menjawab, "Ayat kursi." Maka, beliau shallallahu 'alaihi wasallam menepuk dada Ubay kemudian berkata, "Wahai Abu Mundzir, semoga engkau berbahagia dengan ilmu yang engkau miliki." (HR. Muslim).

Dilansir muslim.or.id, disebut lebih agung dari alam semesta lantaran di dalamnya terdapat dua nama Allah yang sangat agung, yaitu Al-Hayyu (Maha Hidup atau Kekal) dan Al-Qayyum (Maha Mandiri atau Maha Berdiri Sendiri). Itulah mengapa kita sangat dianjurkan membaca ayat ini, terlebih pada waktu pagi dan petang, setelah salat wajib lima waktu, dan sebelum tidur.

Dari Almanhaj dan muslim.or.id, berikut dua keutamaan yang akan didapatkan apabila kita rutin membaca Ayat Kursi:

  • Menjadi sebab seseorang masuk surga

"Barang siapa membaca Ayat Kursi setiap selesai salat wajib, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga melainkan kematian." (HR. An-Nasai seperti pada Shahih Jami' [5/339]).

  • Memberi perlindungan dari gangguan setan selama tidur

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apabila engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), bacalah Ayat Kursi. Niscaya Allah akan senantiasa menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga waktu pagi." (HR. Bukhari).

Baca Juga: 7 Kandungan Surat Al Baqarah, Bani Israil hingga Hukum Syariat Islam

3. Keutamaan membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnyailustrasi membaca Al-Qur'an (pexels.com/Faseeh Fawaz)

Selain Ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah yang ada di juz 2 juga tak kalah penting. Adapun dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah adalah sebagai berikut:

Ayat 285

Aamanar Rasuulu bimaa unzila mir Rabbihii wal mukminuun. Kullun aamana billahi wa Malaaikatihi wakutubihi, wa Rusulihi. Laa nufarriku baina ahadin mir Rusulihi. Waqaaluu sami'na wa athaqna, ghufraanaka Rabbanaa wa ilaikal masiir.

Artinya: "Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), 'Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya,' dan mereka mengatakan, 'Kami dengar dan kami taat.' (Mereka berdoa), 'Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada Engkaulah tempat kembali.'"

Ayat 286

Laa yukallifullahu nafsan illa wus'ahaa. Lahaa maa kasabat wa alaihaa mak tasabat. Rabbanaa laa tuaakhizna in nasiina au akhthaqna. Rabbanaa laa tahmil alaina isran kamaa hamaltahu alal ladziina min qablina. Rabbana walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi. Wa'fu anna waghfir lana warhamnaa anta maulaana fangsurnaa alal qaumil kaafiriin.

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.'"

Lantas, apa keutamaan membaca kedua ayat tersebut? Merujuk laman Rumaysho, berikut keutamaannya:

  • Kecukupan dunia akhirat

Para ulama mengatakan bahwa bagi siapa saja yang membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah, maka Allah akan memberikan kecukupan baginya untuk urusan dunia dan akhirat. Tidak hanya itu, mereka juga akan dijauhkan dari kejelekan.

Dari Abu Mas'ud Al-Badri radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,

"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan." (HR. Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 808).

  • Terlindungi dari gangguan setan

Menurut Al-Qadhi 'Iyadh dalam Ikmal Al-Mu'allim, selain memberikan kecukupan, dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah juga mampu memberikan perlindungan kepada orang yang membacanya dari gangguan setan. Bukan hanya itu, membaca kedua ayat tersebut pun juga mampu mendatangkan pahala.

4. Surat Ali 'Imran dalam juz 3 (ayat 1–91)

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnyailustrasi Al-Qur'an (unsplash.com/Syed Hussaini)

Ali 'Imran merupakan surat ketiga dalam Al-Qur'an. Surat ini mengandung kisah tentang keluarga Imran dan beberapa hukum syariat Islam.

Imran merupakan salah satu orang saleh yang namanya dijadikan sebagai nama surat ketiga dalam Al-Qur'an. Hal tersebut dikarenakan ia dan istrinya, Hanna, dapat dijadikan sebagai panutan dalam berkeluarga.

Salah satu ayat dalam Surat Ali 'Imran berbunyi seperti ini:

"Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)." (QS. Ali 'Imran, [3]:33).

5. Keistimewaan Surat Ali 'Imran

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 3 dan Keistimewaan Setiap Suratnyailustrasi membaca Al-Qur'an (pixabay.com/shzern)

Surat Ali 'Imran memiliki beberapa keistimewaan dan keutamaan bagi yang membacanya. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pahala yang setara salat malam

Dari sahabat Utsman bin Affan radhiallahu 'anhu, Rasulullah berkata, "Barang siapa yang membaca akhir Surat Ali 'Imran pada malam hari, maka ditulis baginya pahala salat malam." (HR. Ad-Darimi no. 3262).

2. Disifati sebagai orang kaya

Dari sahabat Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhu, dijelaskan bahwa, "Barang siapa membaca Surat Ali 'Imran, maka ia adalah orang kaya, sedangkan jika ia seorang perempuan, maka ia adalah orang yang berhias." (HR. Ad-Darimi no. 3261).

3. Amalan untuk kaum fakir miskin

Apabila Surat Ali 'Imran dibacakan setiap hari, maka akan menjadi tabungan amalan bagi kaum fakir miskin. Surat ini bisa dibacakan setiap salat malam. Dalam sebuah hadis, dikatakan bahwa,

"Menceritakan kepada kami Qasim bin Salam, Abu 'Ubaid berkata, menceritakan kepada kami Abdullah as-Syujai, menceritakan kepada kami Mus'ari, menceritakan kepada kami Jabir sebelum terjadi hal itu padanya, dari Syu'ba berkata, berkata Abdullah, 'Sebaik-baik pembendaharaan orang fakir adalah Surat Ali Imran yang dibacanya pada saat hendak melakukan salat di akhir malam." (HR. ad-Darimi no. 3264).

4. Kelak akan memberikan naungan di hari kiamat

Dalam tafsir Ibnu Katsir yang menukil riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda,

"Bacalah surat Zahrawani, yaitu Al-Baqarah dan Ali 'Imran, karena sesungguhnya keduanya akan datang di hari kiamat bagaikan dua awan atau dua naungan atau dua kelompok besar burung yang terbang berbaris. Keduanya akan datang membela para pembacanya." (HR. Muslim dalam Kitab Salat).

Itulah urutan surat dalam Al-Qur'an juz 3 beserta keistimewaan dari masing-masing surat. Semoga kita semua bisa mengamalkannya dengan baik, ya! Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin.

Writer: Cynthia

Baca Juga: 5 Keutamaan Surat Al-Baqarah dan Ali Imran, Pengusir Setan!

Topic:

  • Bella Manoban
  • Langgeng Irma Salugiasih

Berita Terkini Lainnya