ilustrasi wanita berhijab memegang ponsel dan kartu kredit (pexels.com/Artem Podrez)
Barang yang bukan kebutuhan utama sering kali terlihat sangat penting pada saat tertentu karena dipengaruhi suasana hati dan promosi terbatas. Kamu merasa harus membelinya sekarang juga karena takut kehabisan promo atau khawatir menyesal jika tidak segera membeli. Padahal, rasa ingin itu bisa saja mereda setelah beberapa waktu ketika emosi sudah lebih stabil.
Beri jeda setidaknya 24 jam sebelum memutuskan membeli barang yang bukan kebutuhan utama agar kamu punya waktu berpikir ulang. Gunakan waktu tersebut untuk menilai kembali apakah barang itu benar-benar diperlukan, bermanfaat, dan sesuai anggaran, atau hanya dorongan emosional sesaat. Strategi ini efektif membantu kamu lebih sadar, lebih rasional, dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan selama Ramadan tanpa harus merasa tertekan.
Mengelola belanja selama Ramadan bukan berarti kamu harus menahan diri secara berlebihan atau menghilangkan semua kesenangan. Intinya adalah menjaga keseimbangan agar kebutuhan terpenuhi tanpa membuat kondisi finansial terguncang setelah bulan suci berakhir. Dengan perencanaan yang matang, kontrol diri yang konsisten, dan kebiasaan kecil yang disiplin, kamu bisa menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh makna. Semoga strategi ini membantu kamu lebih bijak dalam setiap keputusan belanja dan membuat Ramadan terasa lebih ringan serta terarah.