Comscore Tracker

Raih Berkah dengan Menunaikan Puasa Ayyamul Bidh pada Bulan Syawal

Puasa Nabi Adam SA saat turun ke bumi

Usai menjalani ibadah puasa Ramadan, kamu dianjurkan untuk menjalani ibadah puasa Syawal. Namun, selain itu kamu juga bisa lho menjalani puasa Ayyamul Bidh di bulan Syawal.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa di pertengahan Hijriah, yakni sekitar 13, 14, 15 Hijriah. Lalu, apa sih yang harus dilakukan saat Ayyamul Bidh?

1. Memahami peristiwa Ayyamul Bidh

Raih Berkah dengan Menunaikan Puasa Ayyamul Bidh pada Bulan Syawalunsplash/Mohamed Nohassi

Ayyamul Bidh sering dikatakan sebagai kesempatan untuk meraih keberkahan dengan cara berpuasa selama tiga hari di tanggal pertengahan tiap bulan hijriah.

Menurut riwayat Ibnu Abbas RA, Ayyamul Bidh merupakan peristiwa turunnya Nabi Adam AS ke bumi. Kala itu, matahari mengeluarkan panas yang teramat sangat hingga membakar tubuh Nabi Adam.

Kulit Nabi Adam berubah menjadi hitam. Kemudian, Allah SWT memerintahkan Nabi Adam AS untuk menjalani ibadah puasa pada hari-hari putih atau Ayyamul Bidh. Ayyamul artinya hari, sedangkan Bidh putih.

Saat Nabi Adam AS menjalani puasa pada hari pertama, maka sepertiga tubuh Adam terlihat lebih putih. Kemudian hari kedua, tubuhnya kembali lebih putih.

Saat menjalani puasa hari ketiga, seluruh tubuhnya menjadi lebih putih, terang-benderang bak sinar rembulan yang memancarkan keindahan malam penuh kehangatan.

Baca Juga: Niat Puasa Syawal dan Tata Caranya, Raih Berkah Selepas Idulfitri

2. Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh

Raih Berkah dengan Menunaikan Puasa Ayyamul Bidh pada Bulan SyawalPexels.com/ Ali Arapoglu

Sebelum menjalankan ibadah puasa Ayyamul Bidh, ada baiknya kamu membaca bacaan niat puasa berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

"Saya niat puasa pada puasa hari-hari putih, sunnah karena Allah Ta'ala."

3. Tata cara menjalani puasa Ayyamul Bidh

Raih Berkah dengan Menunaikan Puasa Ayyamul Bidh pada Bulan SyawalPixabay/aamiraimer

Puasa Ayyamul Bidh juga memiliki ketentuan yang harus dilaksanakan dengan baik. Adapun tata cara yang harus diikuti adalah: 

  1. Kamu bisa melakukan niat puasa setelah fajar terbit. Namun, pastikan kamu belum mengonsumsi apa pun, baik makanan maupun minuman. Hal ini tentu berbeda dengan tata cara puasa sunah lainnya yang mengharuskan niat sebelum fajar terbit.
  2. Perempuan yang sudah menikah, diwajibkan mengantongi izin suami untuk menjalankan puasa Ayyamul Bidh.
  3. Tidak diperkenankan untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13 Dzulhijah karena tanggal tersebut merupakan bagian hari tasyrik.

Itulah pemahaman tentang Ayyamul Bidh. Semoga kamu bisa menjalani ibadah puasa sunah ini agar mendapatkan berkah dan pahala yang telah Allah SWT janjikan. Amin.

Baca Juga: 5 Hal Tentang Puasa Syawal yang Kerap Ditanyakan

Topic:

  • Syarifah Noer Aulia
  • Elfida
  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya