Di era ketika informasi dapat diverifikasi publik dalam hitungan jam, transparansi tidak lagi cukup hadir dalam bentuk slogan atau kampanye komunikasi. IMGR 2027 menyoroti bahwa konsumen makin menuntut bukti nyata sebelum mempercayai klaim yang disampaikan oleh brand maupun institusi.
Sebanyak 62 persen responden menyatakan lebih memperhatikan komunikasi dari brand atau pemerintah apabila disertai bukti konkret, bukan hanya pernyataan atau janji. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran besar, yaitu kepercayaan kini dibangun melalui keterbukaan yang dapat diuji, bukan sekadar narasi yang terdengar meyakinkan.
Bagi industri, konsekuensinya cukup jelas. Transparansi perlu dirancang sebagai bagian dari pengalaman produk itu sendiri, mulai dari cara data disampaikan, proses kerja dijelaskan, hingga bagaimana klaim dapat diverifikasi secara independen. Di tengah budaya digital yang memungkinkan publik membangun narasi tandingan dengan cepat, klaim yang tidak bisa dibuktikan bukan hanya kehilangan efektivitas, tetapi juga berisiko merusak kepercayaan dalam jangka panjang.
Perubahan perilaku Milenial dan Gen Z menunjukkan bahwa strategi lama tidak lagi cukup untuk menjangkau generasi saat ini. Bagi industri dan brand, memahami dinamika kepercayaan, pola konsumsi, dan tuntutan transparansi akan menjadi kunci untuk tetap relevan dalam 12 bulan ke depan.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.