Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tanda Saluran Air di Rumah Mulai Bermasalah, Jangan Dibiarkan!
ilustrasi air wastafel (unsplash.com/Swanky Fella)
  • Saluran air rumah yang bermasalah dapat mengganggu aktivitas harian dan berisiko memicu kerusakan lebih parah bila tidak ditangani sejak gejala awal.
  • Tanda gangguan meliputi aliran melambat, bau tidak sedap, suara gelembung atau gemuruh, serta genangan dan bercak lembap di sekitar pipa.
  • Pemeriksaan awal dapat dilakukan pada area yang aman dijangkau; bila gejala berulang atau terjadi di beberapa saluran, bantuan tenaga profesional diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saluran air ternyata menjadi bagian penting dari sistem rumah karena memiliki fungsi dalam mengalirkan air bersih dan membuang air bekas dari kamar mandi, dapur, dan area lainnya. Jika saluran air mengalami adanya gangguan, maka aktivitas sehari-hari pun dapat terganggu, mulai dari mencuci piring hingga menggunakan kamar mandi, bahkan masalah yang dibiarkan terlalu lama justru akan memicu kerusakan yang lebih parah pada bagian rumah.

Sayangnya, gangguan pada saluran air ternyata tidak akan langsung terlihat dalam bentuk kebocoran besar atau genangan yang tampak mengganggu, sebab ada pula yang justru diawali oleh perubahan kecil seperti muncul bahwa tidak sedap hingga aliran air yang melambat. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak awal, maka kamu bisa mengambil langkah penanganan yang tepat sebelum kerusakannya semakin serius.

1. Aliran air mulai melambat

ilustrasi air (unsplash.com/Nathan Dumlao)

Salah satu tanda paling umum yang menunjukkan bahwa air mulai bermasalah adalah aliran air yang menjadi lebih lambat daripada biasanya, baik pada bagian wastafel, bak mandi, atau saluran pembuangan dapur. Kondisi ini memang dapat terjadi karena perumpukan rambut, sisa sabun, minyak, lemak, atau kotoran lain yang secara bertahap justru hanya akan menyempitkan jalur aliran air.

Untuk mengetahui sumber masalahnya, maka perhatikan apakah aliran air hanya melambat pada satu titik atau sudah terjadi pada beberapa saluran sekaligus karena perbedaan tersebut akan membantu dalam memperkirakan lokasi gangguan. Jika masalahnya muncul hanya pada satu wastafel, maka penyumbatannya mungkin berada di bagian saluran tersebut, sedangkan gangguan pada beberapa saluran justru bisa mengindikasikan masalah pada pipa pembuangan yang lebih besar.

2. Muncul bau tidak sedap dari saluran air

ilustrasi wastafel (unsplash.com/Sasikan Ulevik)

Bau tidak sedap yang keluar dari saluran air ternyata dapat menandakan adanya penumpukan kotoran organik, sisa-sisa makanan, minyak berlebih, atau bahan lain yang membusuk di bagian dalam pipa. Selain itu, bau seperti selokan juga dapat muncul lah pada saat perangkap air pada saluran pembuangan mengalami kondisi kering dan gangguan, sehingga gas dari sistem pembuangan pun bisa masuk ke dalam rumah.

Untuk penanganan awal, maka bersihkan saringan pembuangan bagian saluran yang bisa dijangkau dengan aman agar kotorannya tidak sampai menumpuk. Pastikan bahwa saluran yang memiliki perangkap lagi tetapi bisa digunakan secara berkala agar air di bagian dalamnya tidak mudah mengering, terutama pada kamar mandi atau wastafel yang jarang dipakai.

3. Terdengar suara gelembung dan gemuruh dari pipa

ilustrasi wastafel (pexels.com/Tyra Xu)

Suara gelembung, gemericik yang tidak biasa, atau bunyi gemuruh dari saluran pembuangan sebetulnya dapat menunjukkan bahwa aliran air di bagian dalam pipa terdapat jalan dengan lancar. Suara tersebut memang biasanya dapat muncul pada saat udara terperangkap atau tekanan di bagian dalam sistem pembuangan mengalami perubahan yang diakibatkan oleh penyumbatan sebagian.

Perhatikan pula kapan suara tersebut muncul dan apakah disertai dengan tanda-tanda lain, seperti air yang mengalir lambat, bau yang tidak sedap, atau perubahan permukaan air di toilet. Jika bunyinya mungkin hanya terdengar sekali, maka penyebabnya mungkin belum sampai mencapai kerusakan serius, namun suara yang semakin sering atau muncul secara bersamaan dengan beberapa gejala lainnya tentu harus segera dilakukan pemeriksaan.

4. Muncul genangan dan bercak lembab di sekitar pipa

ilustrasi wastafel (pexels.com/Kelly)

Adanya genangan air yang tidak biasa di bagian bawah wastafel, dekat toilet, atau di dekat pipa ternyata bisa menandakan adanya kebocoran pada bagian sambungan atau badan pipa. Kebocoran kecil seringkali tidak langsung terlihat karena air merembes ke bagian belakang lemari, masuk melalui celah lantai, atau membasahi dinding secara perlahan.

Untuk memeriksa kemungkinan terjadinya kebocoran, maka keringkan area yang basah terlebih dahulu, kemudian coba amati apakah genangan atau bercak lembabnya bisa kembali muncul pada saat saluran digunakan. Periksa pula bagian sambungan pipa dan bawa keran yang mudah dijangkau, namun jangan sampai membongkar instalasi atau tanam di bagian dalam dinding atau lantai tanpa melakukan pemeriksaan yang memadai.

Tanda-tanda yang disebutkan di atas tentunya bisa menunjukkan bahwa saluran air di rumah mulai mengalami gangguan. Dengan melakukan pemeriksaan terhadap gejala tersebut sejak awal, maka bisa mengurangi risiko penyumbatan, kebocoran, dan kerusakan bangunan yang mungkin memerlukan biaya perbaikan yang lebih besar. Jika masalahnya terus berulang, maka sebaiknya segera minta bantuan tenaga profesional agar penanganannya lebih aman dan tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article