ilustrasi seorang pria membaca buku (pexels.com/Uriel Mont)
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, setiap tanggal 23 April diperingati secara global sebagai Hari Buku Sedunia. Dilansir National Today, peringatan ini ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada 23 April 1995. Namun, terdapat fakta menarik yang perlu diketahui tentang dipilihnya tanggal tersebut sebagai Hari Buku Sedunia.
Pemilihan ini dilatarbelakangi karena tanggal tersebut juga merupakan peringatan atas meninggalnya William Shakespeare (dramawan, penyair, aktor, sekaligus sastrawan populer di dunia) dan Inca Garcilaso de la Vega (sejarawan Spanyol terkemuka). Membaca bukan sekadar hiburan, melainkan juga memberikan wawasan bagi seseorang.
Meskipun di era modern seperti sekarang, banyak teknologi canggih yang menampilkan tulisan, informasi, serta gambar menarik, namun ada sensasi tersendiri yang tidak bisa kamu temukan ketika membaca buku dalam bentuk digital. Membaca buku berbentuk fisik akan memberikan kesan tersendiri bagi pembacanya, mulai dari membuka buku hingga menutupnya kembali. Perayaan ini bertujuan untuk mendorong minat baca bagi semua orang dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan.