Tunjangan Hari Raya atau THR jadi momen untuk memberikan sentuhan baru pada rumah, terlebih mendekati momen Idul Fitri. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, THR mudah terserap untuk kebutuhan dan berakhir dengan meninggalkan tekanan finansial setelah perayaan.
Maka, alokasi THR sejak awal sangat penting agar penggunaannya lebih terarah. Sebagai gambaran, alokasi THR biasanya dibagi ke beberapa kebutuhan, misalnya, 10–15 persen untuk kewajiban keagamaan, 10–20 persen untuk melunasi kewajiban jangka pendek, sekitar 40–50 persen untuk kebutuhan perayaan, dan 10–20 persen untuk tabungan atau cadangan pasca-perayaan.
Artinya, THR sebaiknya tidak hanya dihabiskan untuk konsumsi jangka pendek. Jika ada rencana untuk menyegarkan suasana rumah sebelum Lebaran, penting untuk tetap menjaga keseimbangan anggaran agar kebutuhan lainnya tidak terganggu.
Dengan perspektif ini, IKEA Indonesia membagikan lima langkah sederhana untuk memanfaatkan THR agar rumah terasa lebih nyaman dan fungsional, tanpa membuat pengeluaran membengkak. Cari tahu, yuk!
