Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Tips Jauhkan Anabul dari Stres di Hari Lebaran, Tetap Tenang!
ilustrasi seekor kucing dan pemiliknya (pexels.com/Sam Lion)
  • Suasana Lebaran yang ramai dan penuh tamu bisa membuat hewan peliharaan merasa stres karena suara keras serta kehadiran orang asing di rumah.
  • Pemilik disarankan untuk sering menemani anabul agar merasa aman, terutama saat terdengar suara petasan atau kembang api.
  • Anabul sebaiknya ditempatkan di ruangan khusus dan interaksi dengan tamu dibatasi agar tetap tenang selama perayaan Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu hal yang pasti dilakukan di hari Lebaran adalah saling berkunjung dengan sanak saudara dan orang-orang yang kita kenal. Kamu akan mengunjungi keluarga dan sosok yang lebih tua atau dihormati, serta sebaliknya, kamu pun akan dikunjungi oleh mereka yang lebih muda atau menghormatimu. Pokoknya, suasana bakal meriah sepanjang waktu, deh!

Tidak dapat dimungkiri bahwa situasi yang penuh dengan kemeriahan dan kebersamaan seperti ini bisa terasa menyenangkan, apa lagi bila kamu memang jarang berkumpul dengan keluarga besar. Namun, di sisi lain, rumah yang mendadak begitu ramai ini juga bisa menjadi ancaman tersendiri bagi anabul. Alih-alih turut bergembira, hewan peliharaan biasanya malah merasa stres, lalu jatuh sakit bila kondisinya tidak diperbaiki. Nah, supaya kejadian ini bisa dicegah atau setidaknya dapat diminimalkan risikonya, terapkan beberapa tips berikut ini, yuk!

1. Temani anabul sesering mungkin

ilustrasi pemilik kucing (pexels.com/Tranmautritam)

Hari Lebaran adalah perayaan tentang kemenangan melawan hawa nafsu selama berpuasa di bulan suci Ramadan. Oleh sebab itu, bukan hal yang mengherankan bila suasananya sungguh meriah. Bukan hanya orang-orang keluar rumah dan saling berkunjung, tetapi terkadang juga sampai diwarnai adanya kembang api dan petasan.

Sayangnya, suasana yang demikian kerap kali dianggap sebagai suatu kondisi yang tidak kondusif oleh para anabul. Mereka merasa terancam oleh orang-orang asing yang berdatangan ke rumah mau pun bunyi keras dari kembang api dan petasan. Akibatnya, hewan-hewan akan bersembunyi karena stres.

Nah, kamu bisa bantu tenangkan anabul dengan cara yang sederhana, tetapi berarti besar, yaitu menemani mereka. Usahakan untuk tetap berinteraksi sesering mungkin, terutama saat terdengar suara-suara keras. Ketika merasa ada sosok familiar yang melindungi, anabul jadi lebih tenang, deh.

2. Masukkan anabul ke dalam ruangan khusus saat ada tamu

ilustrasi ruang bermain untuk kucing (pexels.com/NaNa Photography)

Ketika Lebaran, rumah yang tadinya punya suasana lengang, kini mendadak jadi ramai, ya. Bagaimana tidak, banyak orang datang silih berganti untuk menyambung tali silaturahmi. Sayangnya, kehadiran para tamu, terlebih mereka yang suka berisik seperti anak-anak, bisa membuat anabul stres, lho!

Nah, ada solusi sederhana, tetapi cukup jitu untuk mengatasi hal ini. Selama Lebaran, usahakan untuk memindahkan anabul ke dalam ruangan khusus. Tujuannya jelas, yaitu melindungi hewan kesayanganmu itu dari situasi yang ramai dan menghindarkan dari interaksi langsung dengan orang-orang yang tidak familiar. Hasilnya, anabul merasa terlindungi dan tetap menjalani hari-harinya seperti biasa.

3. Batasi atau cegah sama sekali interaksi antara anabul dan tamu

ilustrasi kucing sedang tidur (unsplash.com/Pixabay)

Tidak dapat dimungkiri bahwa keberadaan anabul di rumah memang sering kali menarik perhatian para tamu yang hadir saat silaturahmi Lebaran. Saking merasa gemas, banyak orang sulit menahan diri untuk tidak berinteraksi secara intens dengan anabul, entah itu mengelus, menggendong, hingga mengajak bermain. Sayangnya, hal yang seru bagi manusia, ternyata bisa dianggap sebagai suatu ancaman oleh anabul, sehingga membuat mereka merasa begitu stres.

Oleh sebab itu, kamu perlu menjadi seorang pemilik hewan yang bijaksana. Sebisa mungkin, batasi atau cegah sama sekali adanya interaksi antara tamu dengan anabul. Caranya, kamu boleh menempatkan anabul di tempat khusus yang tidak dapat diakses oleh selain penghuni rumah, misalnya kamar tidur. Jika tidak memungkinkan, jangan ragu untuk memberikan pengertian kepada tamu secara sopan agar tidak melakukan interaksi langsung dengan anabulmu. Dengan begini, mereka tidak akan berbuat sesuka hati dan anabul pun aman dari ancaman.

Hari Lebaran yang menyenangkan bagi manusia bisa menjadi momen yang bikin anabul stres. Oleh karena itu, jadilah pemilik hewan yang peka dengan memberikan perlindungan optimal. Hasilnya, anabul bisa tetap tenang dan menjalani kehidupannya seperti biasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team