Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Menyimpan Cabai saat Harga Naik agar Tidak Cepat Busuk

4 Tips Menyimpan Cabai saat Harga Naik agar Tidak Cepat Busuk
Ilustrasi bubuk cabai (pexels.com/Ajit Pendse)
Intinya Sih
  • Saat harga cabai naik, banyak orang memilih menyetok di rumah agar tidak sering belanja, namun cabai mudah rusak jika disimpan dengan cara yang salah.
  • Beberapa cara agar cabai tahan lama antara lain membungkus dengan kertas, menyimpannya di freezer, atau menghaluskannya sebelum disimpan.
  • Cabai sebaiknya dipisahkan dari sayuran basah untuk mencegah kelembapan berlebih yang bisa membuatnya cepat lembek dan berjamur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat harga cabai sedang tinggi, banyak orang memilih membeli lebih banyak untuk persediaan di rumah. Cabai termasuk bahan dapur yang hampir selalu dipakai, sehingga wajar jika ingin menyetok supaya tidak perlu sering belanja. Namun, cabai juga mudah rusak jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. Jika salah menyimpan, cabai bisa cepat layu, berjamur, bahkan membusuk hanya dalam beberapa hari.

Agar tidak rugi saat membeli cabai dalam jumlah banyak, kita perlu tahu cara menyimpannya supaya tetap segar lebih lama. Penyimpanan yang benar bisa membuat cabai tahan berhari-hari bahkan sampai berminggu-minggu. Nah, Kira-kira bagaimana cara menyimpannya? Scroll dibawah ini!

1. Membungkusnya menggunakan kertas

Ilustrasi cabai dibungkus kertas
Ilustrasi cabai dibungkus kertas (sajiansedap.grid.id)

Cabai membutuhkan sirkulasi udara agar tidak lembap. Simpan cabai di dalam plastik yang diberi lubang kecil atau bungkus dengan kertas agar tidak terlalu basah saat dimasukkan ke kulkas.

Jika cabai disimpan dalam plastik tertutup rapat tanpa udara, biasanya akan cepat berair dan membusuk. Dengan sedikit sirkulasi, cabai bisa tetap segar lebih lama.

2. Simpan di dalam freezer

Ilustrasi membuka kulkas
Ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Lucie Liz)

Jika membeli cabai cukup banyak, sebaiknya tidak semua disimpan di tempat yang sama. Sebagian bisa dimasukkan ke freezer supaya tahan lebih lama.

Cabai beku masih bisa digunakan untuk memasak walaupun teksturnya sedikit berubah. Cara ini cukup membantu saat harga sedang mahal. Kita tetap punya stok tanpa harus khawatir cabai cepat rusak.

3. Menghaluskan cabai untuk persediaan

Ilustrasi bubuk cabai
Ilustrasi bubuk cabai (pexels.com/Ajit Pendse)

Selain disimpan utuh, cabai juga bisa dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam wadah kecil. Simpan di kulkas atau freezer agar bisa digunakan kapan saja saat dibutuhkan.

Cabai halus biasanya lebih praktis dan tidak mudah terbuang. Cara ini cocok untuk yang sering memasak dan ingin lebih hemat saat harga cabai sedang tinggi.

4. Jangan disimpan bersama sayuran basah

ilustrasi makanan di kulkas
ilustrasi makanan di kulkas (freepik.com/freepik)

Cabai sebaiknya tidak disimpan bersama sayuran yang basah, seperti daun atau sayur yang baru dicuci. Kelembapan dari sayur lain bisa membuat cabai cepat lembek dan berjamur.

Pisahkan cabai di wadah sendiri supaya kondisinya tetap kering. Cara sederhana ini sering dianggap sepele, tetapi sangat berpengaruh pada daya tahan cabai.

Harga cabai yang naik memang sering membuat orang khawatir, tetapi dengan cara penyimpanan yang tepat kita tetap bisa menyiasatinya. Nah, setelah tahu tips menyimpan cabai, apakah kamu tertarik ingin menyetok cabai?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us