Comscore Tracker

Rukun Puasa yang Penting untuk Dihafal dan Dipahami Maknanya

#IDNTimesLife selamat menyambut bulan suci Ramadan

Bulan puasa Ramadan 1442 H sudah di depan mata. Untuk menyambutnya, kamu bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari makna serta apa saja rukun puasa dalam agama Islam. Untuk tahu lebih lanjut, simak artikel di bawah ini.

1. Penjelasan tentang ibadah puasa

Rukun Puasa yang Penting untuk Dihafal dan Dipahami MaknanyaIlustrasi Berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Puasa Ramadan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim, terutama bagi mereka yang sudah memenuhi syarat wajib puasa, yaitu: beragama Islam, berakal, sudah balig, dan fisiknya mampu melaksanakan ibadah puasa.

Keistimewaan ibadah puasa juga tertuang dalam surah Al-Baqarah ayat 183, yang berbunyi sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ - ١٨٣

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)

Baca Juga: Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Saat Pandemik COVID-19 

2. Rukun puasa yang pertama adalah mengucapkan niat puasa

Rukun Puasa yang Penting untuk Dihafal dan Dipahami MaknanyaIlustrasi perempuan berdoa (IDN Times/Fikriyah Nurshafa)

Sebelum melaksanakan puasa Ramadan, kamu harus membaca niat puasa sebelum fajar. Membaca niat puasa sendiri menjadi salah satu rukun puasa yang wajib kamu lakukan.

Adapun bacaan niat puasa tersebut berbunyi sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya:

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala".

3. Rukun puasa kedua adalah menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan ibadah puasa

Rukun Puasa yang Penting untuk Dihafal dan Dipahami MaknanyaIlustrasi buka puasa (Dok. IDN TImes)

Rukun yang kedua adalah untuk menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan ibadah puasa. Dimulai sejak terbitnya fajar (Subuh) hingga tenggelamnya matahari (Magrib).

Hal-hal yang bisa membatalkan puasa antara lain adalah makan dan minum dengan sengaja, berhubungan seksual pada siang hari, muntah disengaja, keluar mani disengaja, haid, nifas, sampai murtad atau keluar dari ajaran Islam.

Saat matahari terbenam, kamu bisa membatalkan puasa dengan mengucapkan doa buka puasa. Bacaan doa puasa itu bisa kamu baca sebagai berikut:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya:

"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih".

Itu dia penjelasan tentang ibadah puasa Ramadan dan rukun puasa yang harus kamu ketahui sebelum memasuki bulan Ramadan yang suci. Semoga artikel ini bisa menambah khazanah ilmu untukmu, ya!

Baca Juga: Kumpulan Doa Puasa Lengkap di Bulan Ramadan, dari Hari 1-30!

Topic:

  • Tyas Hanina
  • Febriyanti Revitasari
  • Bella Almira Siregar

Berita Terkini Lainnya