Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Alasan Gabung Circle Pertemanan Malah Membuatmu Kesepian

3 Alasan Gabung Circle Pertemanan Malah Membuatmu Kesepian
ilustrasi wanita ngobrol (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Intinya Sih
  • Jumlah teman atau circle tidak menjamin hilangnya rasa sepi, karena hubungan butuh usaha dan keseimbangan dari kedua pihak.

  • Kurangnya inisiatif dan fleksibilitas terhadap perubahan membuat pertemanan dewasa mudah renggang dan terasa hambar.

  • Terlalu banyak ekspektasi pada teman justru memicu kekecewaan; kedewasaan dibutuhkan untuk menerima keterbatasan dalam hubungan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Punya banyak teman tidak menjamin kamu tidak akan merasa kesepian. Karena, rasa sepi tidak tergantung oleh berapa jumlah followers-mu, berapa banyak orang yang kamu kenal, atau berapa banyak circle pertemanan yang kamu punya.

Terlebih seiring bertambahnya usia, semakin banyak persahabatan yang memudar. Orang-orang sibuk dengan perjalanan hidupnya sendiri. Bergabung dalam lingkaran pertemanan tidak menjamin pertemanan kalian akan terus baik-baik saja.

Ada beberapa alasan mengapa circle persahabatan terasa sangat sepi. Mengetahui alasan ini akan mengubah pandanganmu terhadap hubungan dan pertemanan.

1. Selalu menunggu orang lain untuk duluan reach out kamu

ilustrasi wanita
ilustrasi wanita (pexels.com/Ivan S)

Kurangnya inisiatif bisa jadi salah satu pemicu runtuhnya hubungan pertemanan. Dalam hati, kamu berharap temanmu akan reach out kamu duluan, kirim pesan dulu, ngajak hang out kesana-kemari. Akhirnya, kamu jadi terbiasa menunggu.

Ketika temanmu dilanda kesibukan, tidak ada lagi yang berusaha untuk maintain hubungan tersebut. Kamu selalu menunggu temanmu gerak dulu, sementara temanmu pun merasa ia sudah sering mengajak duluan.

Tanpa inisiatif dan effort yang seimbang, hubungan pertemanan jadi terasa hambar. Lambat laun, kamu dan sahabat malah bisa jadi berjarak.

2. Terlalu kaku dalam menyikapi perubahan

ilustrasi wanita sedih
ilustrasi wanita sedih (pexels.com/Ron Lach)

Menjalin relasi dalam jangka panjang perlu fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan. Percaya deh, seiring bertambahnya waktu, kamu tidak bisa berekspetasi pertemanan tersebut akan tetap sama seperti bertahun-tahun dulu.

Sesederhana menghabiskan waktu berdua. Dulu, saat masih satu sekolah, mungkin kalian terbiasa hang out minimal satu minggu sekali. Tetapi beranjak dewasa, dengan bertambah banyaknya kesibukan, kebiasaan dulu jadi sulit terealisasikan.

Di sinilah pentingnya untuk bersikap fleksibel. Kamu gak lagi marah atau mempertanyakan keseriusan teman-temanmu. Kehadiran yang penuh perhatian dan konsisten lebih berarti dibanding harus selalu bertemu atau bicara setiap hari.

3. Selalu berusaha mengendalikan apa yang tidak bisa dikendalikan

ilustrasi wanita bersedih
ilustrasi wanita bersedih (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Salah satu alasan utama pertemanan dewasa terasa kesepian adalah kamu selalu menyimpan ekspetasi pada teman-temanmu. Kamu berharap mereka fast response, selalu melibatkanmu dalam urusan apa pun, dan hadir tiap dibutuhkan. Ketika ekspetasi itu tidak terpenuhi, kamu dihantui rasa kecewa dan kepahitan.

Kenyataannya, kamu tidak dpaat mendikte bagaimana dan kapan seseorang hadir dalam hubungan. Semakin kamu terikat secara emosional dengan seseorang, semakin mudah kamu merasa kecewa.

Justru di sinilah, kedewasaan berperan hadir. Dibanding sibuk berekspetasi teman untuk selalu memenuhi kebutuhan emosionalmu, yuk belajar untuk jadi pribadi yang pengertian. Walau mereka tidak selalu hadir setiap saat, itu tidak menghapus kenangan manis kalian sebagai sahabat.

Lingkaran pertemanan bisa terasa sangat sepi ketika kita tidak tahu cara menyikapinya dengan baik. Pertemanan di dunia dewasa akan banyak lika-likunya. Jadikan ini pelajaran, agar kamu gak perlu drama dengan rasa sepi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More