Nongkrong bersama teman memang bisa menjadi cara menyenangkan untuk melepas penat dan menjaga hubungan tetap dekat. Namun, tidak setiap ajakan harus selalu diterima. Ada kalanya kita sedang lelah, memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, ingin beristirahat di rumah, atau memang sedang tidak ingin bersosialisasi. Menolak ajakan nongkrong sebenarnya merupakan hal yang wajar karena setiap orang memiliki kebutuhan, energi, dan prioritas yang berbeda.
Masalahnya, ada teman yang justru membuat kita merasa bersalah ketika menolak ajakannya. Misalnya dengan mengatakan, “Kamu sekarang susah diajak ketemu,” “Sekali-kali ikut dong, masa selalu sibuk,” atau “Kalau teman sendiri aja nggak mau diajak, terus mau sama siapa?” Sikap seperti ini dapat menjadi bentuk guilt-tripping, yaitu membuat seseorang merasa bersalah agar mengikuti keinginan pihak lain. Supaya tetap bisa menjaga pertemanan tanpa mengorbankan batasan diri, berikut empat cara yang bisa dilakukan.
