5 MBTI yang Cepat Move On, Apakah Tipe Kepribadianmu Masuk?

- Artikel menyebut ESTP dan ENTP cenderung cepat move on karena fokus pada masa kini, aktivitas seru, kesibukan sosial, serta melihat putus cinta sebagai hal wajar.
- ISTP digambarkan memproses perpisahan secara realistis, kembali ke hobi dan rutinitas, lalu menata langkah masa depan tanpa larut dalam drama emosional.
- ENTJ dan ESTJ dinilai cepat melanjutkan hidup lewat pendekatan analitis, target baru, penerimaan realitas, serta fokus pada pekerjaan dan tanggung jawab; kelimanya disebut bertipe thinking.
Patah hati bisa menimpa siapa saja. Tidak peduli seseorang sudah berusaha sekeras apa untuk mempertahankan suatu hubungan, jika memang takdirnya tidak lagi cocok, pasti hubungan itu akan berakhir juga. Itulah kenyataan pahit yang mau tidak mau harus diterima bagi korban patah hati.
Tidak semua orang gampang move on dari mantan setelah hatinya terluka. Sebab, pada dasarnya manusia memang membutuhkan waktu untuk pulih kembali. Namun, ada tipe-tipe MBTI yang dikenal paling gampang move on dari mantan dan menolak untuk terhanyut dalam gelombang patah hati. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
1. ESTP

ilustrasi tipe ESTP (pexels.com/Alena Darmel) Pemilik tipe ESTP cenderung gampang move on dari mantan. Hal ini karena mereka lebih fokus ke momen masa kini, bukan masa lalu. Selain itu, ESTP juga tipe yang mudah teralihkan dengan hal-hal seru ketika merasa tersakiti atau mengalami kesedihan.
Mereka ini bukan tipe yang berlarut-larut dalam kesedihan. ESTP meyakini bahwa masih banyak hal-hal di dunia ini yang lebih penting daripada hanya fokus meratapi masa lalu. Putus cinta bagi ESTP dianggap sebagai pelajaran hidup yang mampu mendewasakan dirinya.
2. ENTP

ilustrasi tipe ENTP (pexels.com/Yan Krukau) Selanjutnya ada tipe ENTP yang juga gampang move on dari mantan kalau habis putus cinta. Bagi ENTP, gagalnya suatu hubungan adalah hal yang wajar. Sebab, tidak semua orang bisa langsung menemukan pasangan yang klop sejak awal. Jika sepasang kekasih memang tidak bisa disatukan lagi, lantas apa yang harus ditangisi?
Tipe ENTP ini juga cenderung mampu mengalihkan fokus pada kesibukan sosial yang menurutnya jauh lebih menarik. Terlebih lagi, ENTP ini tipe yang selalu penasaran sama banyak hal, jadi tidak sulit baginya untuk menemukan hal lain untuk dilakukan dibanding tenggelam dalam rasa sakit hatinya.
3. ISTP

ilustrasi tipe ISTP (pexels.com/Mikhail Nilov) ISTP dikenal karena kepribadiannya yang mandiri dan mampu berpikir logis. Ketika ISTP mengalami putus cinta, mereka cenderung langsung memprosesnya dengan realistis. Mereka sadar bahwa lebih baik mengakhiri hubungan daripada harus menjalaninya dengan penuh tekanan.
ISTP biasanya lebih memilih fokus kembali pada hobi atau rutinitas harian tanpa drama emosional yang berlarut-larut. Sebab bagi mereka, meratapi terus-menerus sesuatu yang telah terjadi, tidak akan mengubah keadaan apa pun. Makanya, mereka lebih fokus untuk menata hal yang harus dilakukan untuk masa depannya.
4. ENTJ

ilustrasi tipe ENTJ (pexels.com/Alena Darmel) Selanjutnya ada ENTJ yang sangat berorientasi pada tujuan (goal-oriented). ENTJ melihat kisah cinta yang usai sebagai babak yang sudah ditutup untuk target hidup berikutnya. Itulah mengapa ENTJ termasuk tipe yang gampang move on dari mantan.
Mereka menggunakan pendekatan analitis untuk mengevaluasi masalah dan langsung menyusun rencana masa depan tanpa menoleh ke belakang. ENTJ juga bukan tipe yang membenci mantannya setelah hubungan berakhir. Mungkin itulah salah satu alasannya mereka lebih gampang move on dari mantan.
5. ESTJ

ilustrasi orang marah (pexels.com/Keira Burton) Terakhir ada ESTJ yang juga termasuk tipe paling gampang move on dari mantan. Hal ini karena ESTJ selalu berpijak pada fakta dan keteraturan. Mereka ini tidak akan membiarkan kehidupannya menjadi berantakan hanya karena putus cinta.
Jika sebuah hubungan sudah kandas, ESTJ menganggap hal tersebut sebagai realitas yang harus diterima dan ditata ulang. Mereka memilih untuk menyibukkan diri dengan pekerjaan atau tanggung jawab nyata agar hidupnya tetap produktif. Hal ini dilakukan bukan sebagai bentuk denial, tetapi lebih kepada skala prioritas.
Kelima MBTI di atas dikenal paling gampang move on karena mereka adalah tipe thinking. Sehingga mereka mampu mengutamakan logika serta pengalaman baru ketimbang terjebak dalam nostalgia emosional.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























