Pernah merasa pasangan sebenarnya baik, tetapi tetap dianggap kurang hanya karena gak sesuai bayangan orang lain? Kurang perhatian, kurang dekat dengan keluarga, kurang romantis, kurang pandai mengurus rumah, sampai kurang bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan pasangan bisa berubah menjadi daftar tuntutan yang gak ada habisnya. Lama-lama, hubungan terasa seperti tempat untuk terus membuktikan diri, bukan ruang untuk saling menerima.
Punya harapan terhadap pasangan tentu wajar, apalagi kalau menyangkut kehidupan bersama. Namun, ada perbedaan antara kebutuhan yang memang perlu dibicarakan dan keinginan agar pasangan berubah sesuai versi ideal di kepala. Lima alasan berikut menunjukkan kenapa menjadi pasangan gak berarti harus memenuhi semua ekspektasi yang diberikan.
