TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Faktor yang Membuatmu Selalu Ditinggal oleh Pasangan, Introspeksi!

Kalau terus terulang berarti ada yang salah denganmu

pexels/RODNAE Productions

Setiap orang tak terkecuali kamu pasti ingin mengalami hubungan percintaan yang penuh kebahagiaan dan langgeng. Tapi entah kenapa kamu selalu saja ditinggalkan pasangan, padahal belum ada sebulan kalian jadian. Kamu sampai gak habis pikir apa yang salah. Padahal selama ini kamu merasa sudah benar-benar melakukan yang terbaik bagi hubungan kalian. Yakin, nih?

Bisa jadi, lho tanpa disengaja kamu justru membuat pacar-pacarmu terdahulu merasa tidak nyaman. Memang saat PDKT sikapmu manis dan nyaris sempurna. Namun begitu jadian, sifat aslimu mulai muncul dan itu membuat setiap pacarmu merasa tertipu sekaligus terganggu.

Seperti ketika kamu sering melakukan ketujuh sikap di bawah ini. Ya, gak heran sih kalau kekasihmu dulu gak betah berada di sampingmu dan memilih putus. Coba, deh pahami poinnya satu per satu, siapa tahu setelah itu kamu mau berubah dan kejadian serupa gak akan terulang kembali. 

1. Kamu orangnya gampang cemburu dan curiga sama pasangan, sih

pexels/Vera Arsic

Rasa saling percaya itu penting banget di dalam hubungan. Kalau kepercayaan tersebut sudah sama-sama kalian pegang, niscaya gak akan ada pengkhianatan atau perselingkuhan, kok. Kecuali memang pacarmu doyan lirik kanan-kiri. Itu, sih lain lagi mending langsung tinggalkan saja orang macam ini.

Nah, kalau dari kamu sendiri yang suka curiga dan mudah cemburu gak jelas, jangan harap hubungan kalian bakal bahagia. Siapa juga yang tahan dituduh sembarangan tiap kali lupa memberi kabar? Jalan sama teman kantor untuk urusan pekerjaan aja bisa bikin kamu naik pitam. Daripada stres dituduh terus tanpa bukti yang jelas, lebih baik dia hengkang sekalian dari hidupmu biar tenang. 

2. Dari awal pacaran kamu selalu mendominasi dan membuat banyak aturan yang memberatkannya

pexels/Alex Green

Membuat aturan dalam hubungan pacaran memang gak ada salahnya. Sebatas itu masih wajar dan tentu saja demi kebaikan bersama. Misalnya seperti kalian berdua wajib memberi kabar satu sama lain saat akan pergi ke luar untuk waktu yang cukup lama. Ya, maksudnya supaya gak ada salah paham gitu deh.

Beda lagi kalau kamu seenaknya bikin peraturan yang mana itu hanya menguntungkan dirimu sendiri. Sementara memberatkan pasanganmu dan sudah masuk kategori mengekang. Misalnya, dia gak boleh sama sekali dekat dengan lawan jenis, apalagi jalan berdua. Itu pun termasuk saat ada keperluan yang menyangkut pekerjaan. Wah  parah, sih wajar kalau kamu ditinggalkan gara-gara sikapmu ini. 

Baca Juga: 5 Penyebab Hubunganmu dengan Pasangan Nggak Ada Kemajuan

3. Manja sih boleh saja, tapi kalau kelewatan siapa juga yang gak terbebani?

pexels/Daria Shevtsova

Pacar yang manja itu memang bikin gemes. Namun bisa bikin kesal juga kalau manjamu sudah kelewatan. Seperti setiap hari harus diantar ke mana-mana sama pacar. Pokoknya gak boleh absen. Soal mengerjakan tugas kuliah juga, kamu selalu minta bantuannya. Alias minta pacar buat menyelesaikan tugas-tugasmu. Kalau gak dituruti kamu bakal ngambek seharian.

Duh, sudah kayak momong anak balita, lho ini. Awal-awalnya, sih pacarmu masih tahan, ya. Tapi kalau dilanjutkan terus kesabarannya bisa habis juga. Jangan menyalahkan dia kalau memilih putus, meskipun usia jadian kalian masih seumur jagung. 

4. Kasar dan suka main tangan juga bikin pasangan mana pun gak betah berada di sisimu

pexels/Alex Green

Hanya orang bodoh dan gak sayang pada dirinya sendiri, yang masih mau bertahan meskipun tiap hari menjadi korban kekerasan oleh kekasihnya sendiri. Itu pula yang dialami oleh mantan-mantan pacarmu dulu. Tiap kali kalian berselisih paham kamu selalu gampang mengeluarkan umpatan. Parahnya lagi sampai main tangan kepada mereka.

Meskipun saat itu pacarmu yang berbuat salah, tapi kekerasan tetap saja tidak bisa dibenarkan. Masih mending, lho gak ada yang membawanya ke jalur hukum. Kalau ada satu saja mantanmu yang nekat lapor polisi, tentu sekarang kamu sudah sadar akan kesalahanmu. 

5. Sementara orang yang terlalu cuek dan hampir gak ada waktu buat pacarnya juga menyebabkan si dia pilih putus darimu

pexels/Helena Lopes

Segala sesuatu yang berlebihan itu memang gak baik, tak terkecuali soal terlalu cuek pada pasangan. Status kalian memang pacaran tapi hampir gak pernah menghabiskan waktu berdua. Kamu selalu sibuk dengan pekerjaanmu. Sementara saat ada waktu luang, itu justru dimanfaatkan untuk hangout bareng teman-teman.

Wajar, dong kalau pacarmu saat itu jadi bertanya-tanya sebenarnya posisi dia di hidupmu itu sebagai apa? Kapan kalian bisa ngobrol dari hati ke hati, kalau kamu gak pernah menyempatkan diri. Daripada mencintaimu yang belum tentu cinta padanya, dia memilih untuk putus dan pergi saja. 

6. Kehidupanmu yang stagnan dan gak ada ambisi untuk masa depan membuatnya khawatir hubungan kalian gak akan berkembang

pexels/Pixabay

Setiap orang pasti butuh kepastian hubungannya dengan sang pacar. Apakah akan dibawa serius atau hanya sekedar main-main saja. Sialnya, kamu selalu menjanjikan masa depan pada mantan-mantanmu dulu. Walaupun itu cuma sekedar berangan-angan, sih. Tapi mereka tentu bisa menilai dengan melihat usahamu. Jika kamu nampak santai-santai saja dan gak punya ambisi untuk meraih cita-cita, ya buat apa mereka menunggu, kan?

Ketimbang nantinya terlanjur sayang tapi gak ada masa depan yang cerah, lebih baik mundur dari sekarang dan cari pacar yang lebih baik, dong. Kamu gak usah sakit hati dan membela diri sebagai korban segala. Lebih baik berkaca, deh sadar kalau selama ini kamu sendiri yang salah. 

Baca Juga: 5 Tanda jika Kamu Sedang Dimanfaatkan dari Segi Ekonomi oleh Pasangan

Verified Writer

Angel Rose

Jadikan tulisanmu sebagai virus yang menularkan kebaikan <3 ^^ Ig: @caecilia.angel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya