ilustrasi menangkan teman (pexels.com/Alena Darmel)
Jawaban temanmu akan membantu menentukan apa yang perlu dilakukan berikutnya. Kalau dia bilang sedang kepikiran bunuh diri, sudah punya rencana, sedang menyiapkan sesuatu, atau baru saja menyakiti diri, jangan biarkan dia menghadapi situasi tersebut sendirian. Cari orang yang bisa datang menemuinya atau bawa dia mendapatkan pertolongan langsung, terutama jika keadaannya terlihat mendesak.
Kalau jawabannya tidak menunjukkan bahaya langsung, tetapi kamu masih merasa ada sesuatu yang tidak beres, percakapan juga tidak harus berhenti saat itu. Tetap hubungi dia, ajak bertemu, atau tanyakan kabarnya lagi beberapa waktu kemudian. Kamu tidak perlu menjadi orang yang punya semua jawaban. Memastikan temanmu tidak menghadapi semuanya sendirian sudah merupakan langkah yang berarti.
Kadang, orang yang sedang kesulitan memang tidak akan datang dan berkata bahwa dirinya sedang butuh pertolongan. Bisa jadi yang terlihat justru perubahan kecil dari cara dia bicara, unggahan yang terasa berbeda, atau hal-hal yang membuatmu berhenti dan berpikir, “Ini kenapa, ya?” Kalau kamu melihat perubahan seperti itu pada temanmu sendiri, jangan takut untuk menanyakan keadaannya secara langsung.
Saat masalah hidup terasa sangat berat hingga menimbulkan keinginan untuk mengakhiri hidup, kamu tidak perlu melewatinya sendirian. Ceritakan apa yang kamu rasakan kepada orang tepercaya atau tenaga profesional untuk mendapatkan dukungan yang tepat. Jika membutuhkan bantuan, kamu juga bisa menghubungi +628113855472 (Love Inside Suicide Awareness) atau 119 ekstensi 8 (konseling psikologi SEJIWA) untuk memperoleh dukungan psikososial.