Menikah bukan berarti seseorang langsung memutus hubungan dengan keluarganya. Orangtua, saudara, atau anggota keluarga lain tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan setelah pernikahan. Akan tetapi, kedekatan tersebut bisa menjadi rumit ketika keluarga mulai terlalu banyak ikut menentukan urusan rumah tangga.
Campur tangan keluarga sebenarnya tidak selalu muncul karena niat buruk. Ada yang bermaksud membantu, memberikan nasihat berdasarkan pengalaman, atau sekadar ingin memastikan anaknya baik-baik saja. Masalahnya, perhatian yang terlalu jauh masuk ke urusan hubungan pasangan suami istri (pasutri) bisa bikin kurang nyaman. Yuk, kita bahas lebih dalam kenapa campur tangan keluarga bisa memengaruhi hubungan pasutri!
