ilustrasi kritik (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Tidak semua orang nyaman menjadi pendengar. Sebagian merasa harus mengatakan sesuatu agar terlihat memiliki peran dalam sebuah obrolan. Salah satu cara tercepat adalah menunjukkan apa yang dianggap salah dari sebuah situasi. Komentar seperti ini biasanya langsung menarik perhatian karena memancing reaksi dari orang lain.
Fenomena tersebut sering terlihat saat membahas tren, gaya hidup, atau keputusan seseorang yang sedang ramai diperbincangkan. Alih-alih memahami keseluruhan cerita, fokus pembicaraan langsung diarahkan pada kekurangan yang paling mudah terlihat. Akibatnya, diskusi menjadi sempit dan hanya berputar pada kesalahan. Padahal sebuah situasi sering kali memiliki latar belakang yang jauh lebih kompleks daripada yang tampak di permukaan.
Tidak semua orang menyebalkan yang gemar menemukan kesalahan orang lain memiliki alasan yang sama. Ada yang terbentuk karena kebiasaan, ada yang dipengaruhi lingkungan, dan ada pula yang tidak sadar sedang melakukannya. Setelah melihat beberapa sudut pandang tersebut, pernahkah bertemu seseorang yang membuatmu berpikir, "Kenapa hampir semua hal selalu dianggap salah di mata dia, ya?"