Punya pasangan yang senang menikmati hidup memang tidak masalah, apalagi jika kebiasaan tersebut masih sesuai dengan kemampuan finansialnya sendiri. Situasinya mulai berbeda ketika keinginan untuk terlihat sukses, mengikuti gaya hidup pergaulan, atau mempertahankan citra tertentu justru membuat pengeluaran terus membengkak, sementara biaya kebutuhan bersama malah harus dipikirkan berdua. Kamu mungkin awalnya hanya menemani pasangan makan di tempat mahal atau ikut membeli barang bermerek, tetapi lama-kelamaan ada pengeluaran yang terasa sulit ditolak karena telanjur dianggap sebagai bagian dari gaya hidup kalian.
Persoalan seperti ini bukan cuma soal pasangan yang boros, melainkan juga tentang siapa yang akhirnya diminta menanggung harga dari gengsi tersebut. Apalagi, pengeluaran yang dilakukan demi menjaga penampilan di depan orang lain belum tentu memberikan manfaat yang sepadan bagi hubungan. Sebelum kebiasaan itu semakin jauh memengaruhi keuangan dan kenyamananmu, ada sejumlah hal yang layak dipertimbangkan ketika pasangan suka foya-foya dan kamu mulai ikut menanggung akibatnya.
