5 Sebab Merasa Cemas saat Teman Ajak Bukber

- Bukber bukan kewajiban, jadi jika tidak nyaman, sampaikan alasannya dengan jelas.
- Momen reuni di bukber sering jadi ajang "flexing" kesuksesan, membuat beberapa orang merasa cemas dan kurang percaya diri.
- Tidak semua orang nyaman dengan gaya basa-basi dan kehadiran orang toksik di bukber, sehingga menolak ajakan bukber adalah hal yang wajar.
Tradisi khas masyarakat Indonesia yang hanya muncul saat bulan puasa, yakni buka puasa bersama atau bukber. Tidak jarang banyak orang yang malah malas untuk mengikuti ajakan bukber, lho. Pada dasarnya, kamu tidak ada kewajiban untuk menerima semua ajakan buka bersama di luar.
Jika memang kamu benar-benar tidak berkenan hadir di acara bukber, katakan dengan jelas alasannya. Ada banyak alasan, mengapa banyak orang malas ikut bukber salah muncul perasaan cemas. Berikut ini lima alasan penyebab muncul rasa cemas dibalik ajakan datang ke acara buka puasa bersama.
1.Menurunkan kepercayaan diri

Tidak hanya sekedar untuk buka puasa bersama saja. Bukber kerap menjadi ajang untuk reuni, dengan teman sekolah, komunitas hobi serta reuni dengan rekan kerja di kantor sebelumnya. Namun terkadang, momen reuni ini jadi ajang untuk flexing satu sama lain.
Mereka saling adu kekayaan, kesuksesan bahkan pengalaman liburan. Akibatnya, beberapa orang merasa kurang nyaman, menurunkan kepercayaan diri saat saling bercerita kesuksesan. Jadi muncul perasaan cemas, minder dan cepat ingin pulang karena tidak cocok dengan suasananya.
2.Tidak nyaman untuk berbasa-basi

Tidak semua orang nyaman untuk datang ke acara buka puasa bersama, lho. Alasannya, karena mereka tidak menyukai gaya bicara yang basa-basi. Beberapa orang yang hadir di acara bukber, mungkin tidak lagi mengenali satu sama lain.
Untuk kembali mengakrabkan diri, alhasil mereka melemparkan pertanyaan basa-basi. Sehingga menimbulkan kecemasan, takut tersinggung atau merasa kurang percaya diri. Terlebih lagi mereka merasa tidak ada hal yang bisa dibanggakan seperti yang lainnya.
3.Banyak orang toksik yang hadir

Saat menerima ajakan buka puasa bersama, kamu tentu mengetahui siapa saja orang-orang yang kemungkinan juga hadir di acara bukber. Jika banyak orang toksik yang akan hadir, sebaiknya segeralah menolak. Jika dipaksakan hadir, akan timbul rasa cemas pada diri kamu selama acara berlangsung.
Ditambah lagi, mereka memberikan pengalaman masa lalu yang kurang mengenakkan. Perasaan cemas muncul saat mereka mengetahui kamu juga hadir di acara tersebut. Tidak jarang, mereka mengungkit-ungkit pengalaman masa lalu tersebut di depan banyak orang.
4.Kurang nyaman makan di tempat ramai

Alasan lain mengapa sebagian orag menolak datang ke acara bukber, yaitu kurang nyaman makan di tempat ramai. Mereka lebih nyaman saat makan sendiri atau bersama orang-orang terdekatnya saja. Terlebih lagi, mereka termasuk yang pilih-pilih makanan dengan alasan kesehatan.
Jika menolak makanan, mereka cemas karena banyak mata yang menyorot. Padahal, ia menolak makanan tersebut dengan alasan yang logis. Di sisi lain, ia juga tidak ingin menjelaskan kondisi lebih detail kepada orang yang jarang mereka temui.
5.Ribet buka bersama di luar

Alasan lain, sebagian orang menolak buka bersama di luar, yakni ribet. Kondisi yang mungkin di alami sebelum datang ke acara buka bersama adalah menghadapi kemacetan. Mereka merasa ribet harus buru-buru menyelesaikan pekerjaan untuk segera mengejar datang tepat waktu ke acara bukber.
Di sisi lain, muncul perasaan cemas akibat kondisi keuangan yang harus diperhitungkan. Untuk mereka yang sedang menghemat, pengeluaran uang harus di kontrol sedemikian rupa. Ditambah lagi, saat bukber muncul ide dari teman lain untuk membawa bingkisan, outfit dengan tema tertentu atau tambahan biaya lain.
Agar kamu tidak terbebani, segeralah menolak ajakan buka puasa bersama tersebut. Daripada kamu menghabiskan banyak waktu dengan mereka yang malah membuat kamu cemas dan menurunkan kepercayaan diri. Ungkapkan penolakan tersebut tanpa harus berbohong, disertai permintaan maaf.