Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sering Dianggap Cuek, Tanda Ini Justru Bukti Dia Menghargaimu
ilustrasi hubungan dalam fase tenang (pexels.com/Luis Zambrano)
  • Sikap cuek tidak selalu berarti tidak peduli karena perhatian dapat ditunjukkan melalui hal-hal kecil.

  • Mengingat detail, memberi ruang, dan membangun kepercayaan dapat menjadi bentuk penghargaan dalam hubungan.

  • Kesediaan mendengarkan serta memperbaiki sikap menunjukkan perhatian ketika kebutuhan disampaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Orang yang jarang mengirim pesan panjang belum tentu tidak sayang. Dia mungkin ingat makanan kesukaanmu, memberi ruang untuk bermain bersama teman, dan mau mendengar saat kamu merasa sedih. Kalau dia mencoba memahami dan memperbaiki sikapnya setelah kamu bercerita, itu bisa menjadi cara dia menghargaimu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perhatian dalam hubungan tidak harus selalu hadir melalui kata-kata manis atau kejutan besar. Kebiasaan mengingat detail, memberi ruang pribadi, dan bersedia memperbaiki sikap saat kebutuhan disampaikan menunjukkan adanya bentuk penghargaan yang lebih tenang. Cara ini membuka ruang bagi kedekatan yang tetap menjaga kepercayaan, kemandirian, dan komunikasi antarpasangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada orang yang mencintai dengan suara yang lantang. Di lain sisi, ada pula yang mencintai dengan cara yang nyaris tak terdengar. Tipe pertama mudah dikenali lewat pesan panjang, kejutan, dan kata-kata manis. Sebaliknya, tipe kedua sering salah dibaca. Balasan singkat, jarang menelepon, dan tidak pandai merangkai kalimat romantis membuatnya cepat dicap cuek, bahkan oleh orang yang sebenarnya paling ia pedulikan.

Padahal, cuek dan tidak peduli bukan hal yang sama. Kadang, di balik sikap yang tampak biasa saja, ada penghargaan yang ditunjukkan lewat cara yang tidak selalu terlihat. Bukan lewat kata, melainkan lewat hal-hal kecil yang baru terasa ketika kamu berhenti sejenak dan memperhatikannya. Yuk, kenali tanda-tandanya!

1. Dia mengingat hal kecil tentangmu

ilustrasi hubungan yang sehat (pexels.com/Ron Lanch)

Tidak semua orang menunjukkan perhatian dengan memberikan hadiah atau membuat kejutan besar. Ada pula yang menunjukkannya lewat hal-hal sederhana. Seperti mengingat pesanan makanan favoritmu, mengetahui kebiasaanmu ketika sedang lelah, atau menanyakan kembali cerita yang pernah kamu sampaikan beberapa waktu lalu. Mungkin baginya, hal-hal tersebut tidak istimewa. Namun, kebiasaannya mengingat detail tentangmu bisa menunjukkan bahwa dia benar-benar memperhatikan ketika kamu berbicara.

Psikolog Mark Travers, melalui Psychology Today, menyebutkan bahwa mengingat detail percakapan dapat menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap orang lain.

"Detail-detail spesifik tidak akan tersimpan dalam ingatan seseorang secara kebetulan. Detail-detail tersebut tersimpan karena orang tersebut benar-benar memperhatikan dan menghargai kamu saat berbicara," tulis Mark.

Sebab, perhatian tidak selalu harus ditunjukkan lewat gestur besar. Terkadang, kesediaan untuk mendengarkan dan mengingat apa yang penting bagimu, justru menjadi cara sederhana untuk menunjukkan bahwa keberadaanmu tidak dianggap sepele.

2. Dia memberi ruang dan percaya padamu

Ilustrasi hubungan yang sehat (Pexels.com/Katerina Holmes)

Dalam hubungan, perhatian terkadang disalahartikan sebagai keharusan untuk selalu mengetahui segala hal tentang pasangan. Padahal, seseorang yang menghargaimu tidak harus selalu meminta kabar setiap saat. Dia bisa tetap peduli tanpa merasa perlu mengawasi seluruh aktivitasmu. Kamu tetap punya kesempatan untuk menikmati waktu bersama teman, mengejar minat pribadi, dan menjalani kehidupan di luar hubungan tanpa harus merasa bersalah.

Dalam situs Psychology Today, Chandra Estelle Khalifian, Ph.D., dan Kayla Knopp, Ph.D., menjelaskan bahwa batasan yang sehat membantu menjaga kepercayaan dan kedekatan dalam hubungan. Artinya, menghargai pasangan juga berarti mengakui bahwa dia memiliki kebutuhan, pilihan, dan ruang pribadi. Memberi ruang bukan berarti tidak peduli. Justru menjadi tanda memahami bahwa kedekatan tidak harus dibangun dengan menghilangkan kemandirian satu sama lain.

3. Dia mau mendengarkan dan mencari jalan tengah atas rasa keberatanmu

Ilustrasi hubungan bahagia (Pexels.com/Trung Nguyen)

Seseorang yang tidak terlalu ekspresif mungkin tidak selalu menyadari bahwa sikapnya membuatmu merasa kurang diperhatikan. Misalnya, dia menganggap balasan singkat sebagai hal biasa, sementara kamu merasa kesulitan memahami apa yang sedang dia pikirkan. Perbedaan cara berkomunikasi seperti ini tidak selalu berarti dia tidak peduli. Hal yang perlu diperhatikan justru adalah bagaimana dia merespons ketika kamu mencoba menjelaskan kebutuhanmu. Apakah dia bersedia mendengarkan, memahami sudut pandangmu, dan mencari jalan tengah, atau justru terus mengabaikan perasaanmu?

Penelitian tentang perceived partner responsiveness yang dibahas Beyzanur Arican-Dinc dan Shelly L. Gable dalam jurnal Current Opinion in Psychology di PubMed menjelaskan pentingnya perasaan bahwa pasangan memahami pikiran dan kebutuhan kita, memvalidasi perasaan kita, serta peduli terhadap kesejahteraan kita. Dengan kata lain, menghargai pasangan bukan berarti harus selalu mengetahui apa yang dia butuhkan sejak awal. Namun, juga bersedia belajar ketika kebutuhan itu disampaikan. Perubahan tidak harus terjadi dalam semalam. Tapi, kemauan untuk mendengarkan dan memperbaiki sikap menjadi hal yang layak diperhatikan.

Pada akhirnya, seseorang yang terlihat cuek belum tentu tidak peduli. Bisa jadi, dia memang memiliki cara berbeda dalam menunjukkan perhatian dan membangun kedekatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article