Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Teknik Keramas ala Jepang untuk Rambut Lebih Sehat

4 min read
Teknik Keramas ala Jepang untuk Rambut Lebih Sehat
ilustrasi menggunakan shampo batang (pexels.com/karolinagrabowska)

Pernah rajin keramas, tetapi rambut masih kusut, kering, atau kurang berkilau? Bisa jadi, kamu perlu memperhatikan cara merawat kulit kepala, bukan hanya memilih sampo. Teknik keramas ala Jepang menawarkan rutinitas perawatan mulai dari pijatan kulit kepala hingga cara mengeringkan rambut.

Dikutip dari Vogue, penata rambut sekaligus pendiri Madart x Studio 25 Hair Spa, Maria Roberts, membagikan kebiasaan perawatan rambut yang ia pelajari selama pelatihan di Jepang. Mulai dari menggunakan dua sikat silikon hingga mengoleskan minyak sebelum keramas. Buat kamu yang ingin mencoba, simak tekniknya berikut ini!

  1. 1. Pijat kulit kepala menggunakan dua sikat silikon

    ilustrasi menyisir rambut (pexels.com/karolinagrabowska)
    ilustrasi menyisir rambut (pexels.com/karolinagrabowska)

    Jika biasanya kamu memijat kulit kepala dengan jari saat keramas, coba gunakan dua sikat pijat silikon sekaligus, masing-masing di satu sisi kepala. Menurut Roberts, teknik ini membantu membersihkan kulit kepala secara menyeluruh sekaligus memberikan pijatan saat menggunakan sampo.

    “Cara terbaik untuk memijat kulit kepala adalah memulainya dari bagian belakang kepala, kemudian bergerak ke arah atas. Selalu fokuskan pijatan pada bagian ubun-ubun karena area tersebut memiliki lebih banyak ujung saraf,” jelas Roberts.

    Menurut Roberts, teknik ini juga membantu meredakan ketegangan dan membersihkan kulit kepala. Ia menyarankan pijatan ini saat kamu merasa gugup atau tegang, meski manfaatnya untuk mempercepat pertumbuhan rambut belum terbukti secara pasti.

  2. 2. Gunakan minyak rambut sebelum keramas

    ilustrasi minyak esensial (unsplash.com/christinhumephoto)
    ilustrasi minyak esensial (unsplash.com/christinhumephoto)

    Selain memijat kulit kepala, penggunaan minyak rambut sebelum keramas juga umum dilakukan di Jepang. Minyak dapat diaplikasikan pada kulit kepala maupun batang rambut untuk membantu menjaga kelembapan, mengurangi kerusakan, dan menambah kilau rambut, tergantung jenis minyak yang digunakan.

    “Di Jepang, ritual mengoleskan minyak rambut sebelum keramas sangat umum dilakukan, bahkan lebih umum dibandingkan di tempat lain. Minyak perawatan dioleskan pada kulit kepala untuk membantu menyeimbangkan kondisinya dan membuatnya tetap bersih lebih lama, tetapi minyak tersebut juga bisa diaplikasikan pada helaian rambut,” ujar Roberts.

    Penggunaan minyak rambut ternyata bukan hanya dilakukan sebelum keramas, tetapi juga setelahnya. Roberts mencontohkan para geisha yang secara tradisional menggunakan minyak kamelia untuk memberikan kilau pada rambut sekaligus membantu menyisirnya. Namun, kamu tetap perlu memilih minyak sesuai kondisi rambut dan kulit kepala agar tidak terasa terlalu berminyak atau menimbulkan iritasi.

  3. 3. Jangan menggosok rambut terlalu keras saat mengeringkan

    ilustrasi mengeringkan rambut (pexels.com/rdne)
    ilustrasi mengeringkan rambut (pexels.com/rdne)

    Tanpa disadari, menggosok rambut terlalu keras dengan handuk setelah keramas dapat menimbulkan gesekan berlebihan. Karena itu, Roberts menyarankan agar rambut dikeringkan dengan lembut dan tidak langsung disisir saat masih basah untuk mengurai kusut.

    Di Jepang, penata rambut berusaha mengurangi penggunaan pengering rambut dengan menyerap air terlebih dahulu menggunakan handuk. Kamu bisa memakai handuk mikrofiber yang menyerap kelembapan atau kaus berbahan katun lembut sebagai alternatif. Cara ini membantu mengurangi gesekan sehingga rambut bisa dikeringkan dengan lebih lembut.

  4. 4. Kurangi paparan panas dari pengering rambut

    ilustrasi wanita mengeringkan rambut (unsplash.com/themephotos)
    ilustrasi wanita mengeringkan rambut (unsplash.com/themephotos)

    Menggunakan pengering rambut memang praktis, terutama saat kamu harus segera beraktivitas setelah keramas. Namun, paparan panas berlebihan dapat membuat rambut kering dan rapuh sehingga lebih mudah patah. Karena itu, serap sebagian besar air dengan handuk terlebih dahulu untuk mengurangi waktu penggunaan pengering rambut.

    Di Jepang dan Korea, perempuan kerap menggunakan handuk mikrofiber atau kaus katun lembut untuk mengeringkan rambut sekaligus mengurangi rambut mengembang atau frizz. Setelah air berlebih terserap, gunakan pengering rambut dengan suhu lebih rendah dan jaga jaraknya dari rambut. Cara ini membantu mengurangi paparan panas berlebihan agar rambut tetap terawat dan gak mudah rusak.

  5. 5. Rawat kulit kepala seperti merawat rambut

    ilustrasi rambut lebat (pexels.com/bennielbester)
    ilustrasi rambut lebat (pexels.com/bennielbester)

    Rambut sehat bukan hanya soal memilih sampo yang cocok atau menggunakan kondisioner secara rutin. Kondisi kulit kepala juga perlu diperhatikan karena menjadi tempat tumbuhnya rambut. Karena itu, rutinitas perawatan sebaiknya tidak hanya berfokus pada helaian rambut, tetapi juga menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala.

    “Kulit kepala bagi rambut ibarat tanah bagi bunga. Semakin sehat kulit kepala, semakin besar kemungkinan rambutmu tumbuh dengan sehat,” ujar Morgan Rabach, dokter spesialis kulit bersertifikat dan salah satu pendiri LM Medical, dikutip dari Vogue.

    Kamu bisa memulainya dengan membersihkan kulit kepala secara menyeluruh, memilih produk yang sesuai, serta menghindari kebiasaan yang membuat kulit kepala kering atau iritasi. Jika mengalami kerontokan berlebihan atau masalah kulit kepala yang tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Merawat rambut ternyata gak harus selalu dimulai dari produk mahal, tetapi juga dari kebiasaan kecil saat keramas. Yuk, coba terapkan teknik keramas ala Jepang secara bijak dan temukan rutinitas yang paling cocok untuk menjaga rambutmu tetap sehat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More