Malam itu kamu baru saja pulang dari kencan pertama. Sepanjang perjalanan, kamu terus memikirkan satu hal, apakah dia menyukaimu? Begitu pesan “Aku senang ketemu kamu tadi” masuk ke ponsel, rasanya lega bukan main, bahkan sebelum kamu sempat bertanya pada diri sendiri apakah kamu juga menikmati kencan tersebut.
Mungkin kamu pernah berada di posisi yang sama. Kamu merasa senang ketika seseorang menghubungi, memberi pujian, atau mengajak bertemu lagi, tetapi perasaan itu perlahan menghilang setelah mereka menunjukkan ketertarikan yang jelas. Tanpa disadari, bisa jadi yang kamu kejar bukan koneksi dengan orang tersebut, melainkan validasi bahwa kamu cukup menarik untuk dipilih.
Menurut para terapis dan pakar hubungan, kebiasaan berkencan demi validasi bisa terlihat seperti perilaku dating pada umumnya. Namun, ada beberapa pola yang dapat menunjukkan bahwa kamu lebih sibuk mengejar perhatian daripada benar-benar mengenal orang yang sedang kamu kencani. Yuk, kenali tanda-tanda jika kamu pacaran hanya demi validasi!
