6 Cara Mengatasi Mascara yang Membuat Bulu Mata Terlihat Turun Lagi

- Pastikan bulu mata bersih dan kering dari sisa skincare atau minyak, lalu jepit bertahap dari pangkal hingga ujung dengan tekanan ringan agar lentik lebih tahan.
- Pilih mascara berformula ringan, aplikasikan tipis dan merata, serta hindari penumpukan lapisan atau produk berlebih di ujung bulu mata yang dapat menarik curl turun.
- Periksa kebersihan dan kondisi eyelash curler serta mascara; ganti bantalan rusak atau produk yang teksturnya berubah, tanpa memaksakan alat maupun produk berlebihan.
Sudah susah payah menjepit bulu mata supaya terlihat lentik, tetapi beberapa menit setelah memakai mascara justru kembali turun? Rasanya memang bikin kesal, apalagi kalau makeup sudah hampir selesai dan hasil lentiknya malah hilang. Kondisi ini cukup umum terjadi dan gak selalu berarti kamu menggunakan mascara yang buruk. Tekstur mascara, kondisi bulu mata, cara menjepit, hingga jumlah produk yang digunakan bisa memengaruhi hasil akhirnya.
Bulu mata yang kembali turun juga bisa terjadi karena produk yang terlalu berat atau formula yang kurang cocok untuk kondisi bulu mata. Kalau bulu mata cenderung lurus, penggunaan produk yang terlalu basah dapat membuat curl lebih cepat kehilangan bentuk. Karena itu, jangan langsung menambahkan banyak lapisan mascara ketika bulu mata mulai turun. Coba beberapa cara berikut agar hasil lentik bisa bertahan lebih lama.
1. Pastikan bulu mata benar-benar bersih sebelum dijepit

ilustrasi seseorang memakai maskara (pexels.com/Aleks) Sisa skincare, sunscreen, eye cream, atau minyak alami di sekitar kelopak mata bisa membuat bulu mata menjadi lebih licin. Kondisi tersebut dapat membuat hasil penjepitan lebih sulit bertahan. Kalau langsung menggunakan mascara tanpa membersihkan sisa produk, bulu mata bisa terasa lebih berat dan curl lebih cepat turun.
Sebelum mulai makeup mata, pastikan area bulu mata dalam kondisi bersih dan kering. Kamu gak perlu menggosoknya terlalu keras karena area mata cukup sensitif. Kalau ada sisa minyak atau produk skincare yang mengenai bulu mata, bersihkan secara lembut menggunakan produk yang aman untuk area mata. Setelah itu, tunggu sampai benar-benar kering sebelum menggunakan eyelash curler.
2. Jepit bulu mata secara bertahap

ilustrasi penjepit bulu mata (pexels.com/Karola G) Cara menjepit bulu mata juga berpengaruh terhadap bentuk curl. Menekan eyelash curler terlalu keras di satu titik bisa membuat bulu mata terlihat terlalu menekuk dan hasilnya kurang natural. Selain itu, cara tersebut juga berisiko membuat bulu mata lebih mudah patah jika dilakukan secara kasar.
Coba jepit secara bertahap dari bagian pangkal, tengah, lalu mendekati ujung bulu mata. Berikan tekanan ringan selama beberapa detik di setiap bagian. Pastikan posisi curler nyaman dan gak menjepit kulit kelopak mata. Setelah bentuknya sudah cukup lentik, baru lanjutkan dengan mascara agar curl yang terbentuk bisa dipertahankan.
3. Pilih mascara dengan formula yang ringan

ilustrasi seseorang memakai maskara (pexels.com/Nivedita Singh) Kalau bulu mata mudah turun, formula mascara bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Mascara yang terlalu basah atau memiliki tekstur sangat berat bisa membuat bulu mata kehilangan bentuk setelah diaplikasikan. Terlebih kalau bulu mata kamu cenderung lurus atau tipis, beban tambahan dari produk bisa membuat curl lebih cepat jatuh.
Coba cari formula yang terasa lebih ringan dan sesuai dengan kebutuhan bulu mata. Kamu juga gak perlu langsung mengaplikasikan banyak produk. Satu lapisan tipis yang merata sering kali lebih efektif daripada beberapa lapisan tebal. Kalau ingin menambah volume, aplikasikan sedikit demi sedikit sambil memastikan lapisan sebelumnya gak terlalu basah.
4. Jangan langsung menumpuk mascara terlalu banyak

ilustrasi seseorang memakai maskara (pexels.com/Aleks) Keinginan mendapatkan bulu mata yang lebih tebal kadang membuat kita terus menambahkan lapisan mascara. Sayangnya, semakin banyak produk yang menempel, semakin berat pula bulu mata. Kalau dari awal curl sudah bagus, lapisan mascara yang terlalu tebal justru bisa membuatnya turun lagi.
Aplikasikan mascara dari akar menuju ujung dengan gerakan yang terkontrol. Fokuskan produk pada bagian yang memang membutuhkan volume atau panjang tambahan. Kalau ingin menggunakan lebih dari satu lapisan, beri jeda secukupnya agar lapisan sebelumnya mulai mengering sebelum menambahkan produk berikutnya. Hindari menunggu sampai mascara benar-benar menggumpal karena akan lebih sulit dirapikan.
5. Gunakan teknik aplikasi yang sesuai dengan bentuk bulu mata

ilustrasi seseorang memakai maskara (pexels.com/www.kaboompics.com) Gak semua orang membutuhkan teknik aplikasi mascara yang sama. Kalau tujuan utamanya mempertahankan curl, kamu bisa lebih fokus mengaplikasikan produk secara tipis pada bagian yang dekat dengan akar. Hindari memberikan terlalu banyak produk pada ujung bulu mata karena bagian tersebut bisa menjadi lebih berat dan menarik curl ke bawah.
Kamu juga bisa menggunakan gerakan zig-zag ringan di bagian akar untuk membantu memisahkan bulu mata sebelum menarik brush ke arah ujung. Pastikan brush gak membawa terlalu banyak produk. Kalau ujung bulu mata terlihat terlalu basah, hasil lentiknya biasanya lebih mudah turun. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan antara volume, panjang, dan beban produk.
6. Periksa kondisi eyelash curler dan mascara

ilustrasi seseorang menggunakan maskara (freepik.com/valuavitaly) Alat dan produk makeup yang digunakan juga bisa menjadi penyebab hasil yang kurang maksimal. Bantalan eyelash curler yang sudah keras, retak, atau aus mungkin gak lagi memberikan tekanan yang merata. Kondisi tersebut bisa membuat proses penjepitan kurang efektif. Pastikan alat selalu bersih dan bantalan diganti jika sudah mengalami kerusakan.
Mascara juga memiliki masa pakai dan bisa berubah tekstur setelah terlalu lama dibuka. Produk yang sudah terlalu kering atau menggumpal akan sulit diaplikasikan secara merata. Jangan menambahkan cairan sembarangan ke dalam tube mascara untuk membuatnya lebih encer karena dapat memengaruhi keamanan produk. Kalau teksturnya sudah berubah atau produk sudah melewati masa penggunaan yang direkomendasikan, lebih baik menggantinya.
Bulu mata yang kembali turun setelah menggunakan mascara memang bisa membuat hasil makeup terasa kurang maksimal. Namun, solusinya gak selalu dengan menambah lebih banyak produk. Justru, penggunaan mascara yang terlalu tebal bisa membuat masalah semakin terlihat. Perhatikan kondisi bulu mata, cara menjepit, formula mascara, dan jumlah produk yang digunakan.
Kalau sudah mencoba berbagai cara tetapi bulu mata tetap sulit mempertahankan curl, jangan memaksakan penggunaan alat atau produk secara berlebihan. Berikan perhatian pada kesehatan bulu mata dan hindari menjepit terlalu keras. Makeup yang bagus bukan hanya soal bulu mata terlihat lentik, tetapi juga bagaimana kamu bisa mendapatkannya tanpa membuat area mata mengalami iritasi atau kerusakan.






















